news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Senator muslim pertama AS Abdul El-Sayed bersama istrinya Sarah Jukaku.
Sumber :
  • REUTERS/Brian Snyder

Mengenal Sarah Jukaku, Istri Senator Muslim Pertama AS Abdul El-Sayed yang Ternyata Seorang Psikiater

Sarah Jukaku, psikiater keturunan India mendadak disorot setelah suaminya Abdul El-Sayed terpilih sebagai senator Muslim pertama AS melalui Partai Demokrat.
Jumat, 6 November 2026 - 00:03 WIB
Reporter:
Editor :

Michigan, tvOnenews.com - Kemenangan Abdul El-Sayed dalam Pemilu Senat Amerika Serikat (AS) 2026 menjadi sorotan dunia. Politikus Partai Demokrat tersebut mencetak sejarah setelah berhasil memenangkan persaingan di Michigan sekaligus menjadi senator Muslim pertama dalam sejarah AS.

Keberhasilan tersebut sekaligus menambah sorotan publik terhadap kehidupan pribadi Abdul El-Sayed, termasuk sosok sang istri, Sarah Jukaku.

Sosok Sarah Jukaku menuai perhatian publik setelah mendampingi suaminya ketika deklarasi kemenangan pemilu senat AS 2026 di Michigan beberapa waktu lalu.

Penampilan Sarah Jukaku yang mengenakan hijab dengan anggun membuat publik kian penasaran akan sosok perempuan keturunan India tersebut.

Lalu, siapa sebenarnya sosok Sarah Jukaku? 

Profil Sarah Jukaku 

Senator muslim pertama AS Abdul El-Sayed bersama istrinya Sarah Jukaku
Sumber :
  • REUTERS/Brian Snyder

Sarah Jukaku lahir dan besar di Michigan, Amerika Serikat. Meski demikian, keluarganya memiliki akar keturunan dari Bhatkal, sebuah kota pesisir di negara bagian Karnataka, India.

Latar belakang keluarganya cukup mentereng. Ayahnya, Dr. Jukaku S. Tayeb, merupakan dokter spesialis ginjal atau nefrolog yang pernah menempuh pendidikan kedokteran di Bangalore Medical College.

Sementara itu, kakeknya, Jukaku Shamsuddin, dikenal sebagai tokoh masyarakat, pengacara, sekaligus figur politik yang pernah menjabat sebagai wakil menteri keuangan di pemerintahan negara bagian Mysore.

Keluarga Jukaku kemudian membangun kehidupan di Amerika Serikat setelah sang ayah pindah dari India pada dekade 1980-an.

Senada dengan sang ayah, Sarah Jukaku memilih bidang kedokteran sebagai kelanjutan pendidikannya. Ia meraih gelar sarjana di University of Michigan.

Setelah menyelesaikan sarjana, dia melanjutkan studinya di Columbia University Vagelos College of Physicians and Surgeons dan memperoleh gelar Doctor of Medicine (M.D.) pada 2015.

Sarah kemudian melanjutkan pelatihan spesialisasi di bidang psikiatri melalui program residensi di Cornell University dan University of Michigan.

Saat ini, Sarah diketahui menjalankan praktik pribadi sebagai psikiater di Ann Arbor, Michigan, profesi yang membuatnya memiliki kesibukan tersendiri di luar aktivitas politik sang suami. 

Kisah Cintanya dengan Abdul El-Sayed 

Hubungan Sarah Jukaku dan Abdul El-Sayed bermula ketika keduanya masih berstatus mahasiswa di University of Michigan pada awal 2000-an.

Pertemuan Sarah Jukaku dan Abdul El-Sayed kemudian berkembang menjadi hubungan yang lebih serius hingga lanjut ke jenjang pernikahan pada Mei 2006.

Dalam wawancara dengan The Michigan Daily pada Oktober 2006, Sarah bercerita bahwa dirinya masih berstatus mahasiswa tahun pertama ketika El-Sayed melamarnya.

Saat itu, El-Sayed disebut meyakinkannya bahwa mereka masih memiliki banyak kesempatan untuk tumbuh dan berkembang bersama.

Dari hubungan pernikahan yang telah berlangsung selama lebih dari 20 tahun, keduanya dikaruniai dua orang putri bernama Emmalee dan Serene.

Sarah Jukaku di Aktivitas Politik El-Sayed 

Senator muslim pertama AS Abdul El-Sayed bersama istrinya Sarah Jukaku
Sumber :
  • REUTERS/Brian Snyder

Awalnya, Sarah Jukaku tak terlalu sering muncul dalam agenda politik suaminya. Ja memilih fokus sebagai psikiater sekaligus mengurus kehidupan keluarga.

Namun, situasi tersebut sedikit berubah ketika El-Sayed mengikuti persaingan Pemilu Senat AS 2026. Sarah beberapa kali terlihat memberikan dukungan secara langsung.

Pada kampanye terakhir sebelum hari pemungutan suara, 2 November 2026, Sarah bahkan menyampaikan pidato di hadapan para pendukung El-Sayed di Detroit.

Dalam pidato kampanye terakhir suaminya, Sarah sempat melontarkan candaan mengenai sosok El-Sayed yang dikenal memiliki pendirian kuat.

Dia mengatakan bahwa tidak ada korporasi besar, miliarder, maupun kelompok berkepentingan yang bisa mengatur apa yang harus dikatakan atau dilakukan suaminya.

Namun, Sarah kemudian menambahkan satu pengecualian dengan nada bercanda yakni hanya dia yang bisa mengatur suaminya. Candaan ini disambut tawa dari para peserta.

“Except maybe me sometimes (kecuali saya sewaktu-waktu),” kata Sarah.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral