news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pesawat Nirawak AS Hilang di Selat Hormuz, Drone Canggih Rp3,5 Triliun Menghilang Usai Sinyal Darurat.
Sumber :
  • Istimewa

Ketegangan dengan AS Memanas, Iran Ungkap Berhasil Tembak Jatuh Drone MQ-9

Kantor hubungan masyarakat (Humas) militer Iran menyampaikan bahwa sistem pertahanan udara negarany berhasil tembak drong Amerika Serikat (AS) di Pulau Qeshm.
Sabtu, 7 November 2026 - 22:12 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan militer antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali menjadi sorotan. Kali ini, militer Iran mengklaim berhasil menembak jatuh sebuah pesawat nirawak atau drone MQ-9 milik AS di wilayah udara Pulau Qeshm pada Jumat (6/11/2026).

Kantor hubungan masyarakat (Humas) militer Iran menyampaikan bahwa sistem pertahanan udara negara tersebut berhasil mendeteksi dan menghancurkan drone itu.

Operasi penembakan dilakukan menggunakan teknologi canggih yang terintegrasi dalam jaringan pertahanan udara, sebagaimana diberitakan kantor berita Tasnim.

Dalam keterangannya, militer Iran menyebut drone tersebut sebagai milik “musuh Amerika yang melakukan invasi”. Sementara itu, pasukan AS disebut sebagai “tentara teroris”.

Meski demikian, hingga berita ini disusun, pemerintah maupun militer AS belum menyampaikan pernyataan resmi untuk menanggapi klaim Teheran tersebut.

Pulau Qeshm sendiri merupakan wilayah pulau terbesar di Iran yang berada di Provinsi Hormozgan, bagian selatan negara itu. Lokasinya berdekatan dengan pintu masuk utara Selat Hormuz, jalur pelayaran penting yang menghubungkan kawasan Teluk dengan Teluk Oman.

Iran sebelumnya juga beberapa kali melaporkan keberhasilan mencegat drone milik AS di sekitar Pulau Qeshm dan perairan sekitarnya. Insiden terbaru ini menambah daftar ketegangan antara Teheran dan Washington.

Perselisihan kedua negara semakin meruncing setelah Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan militer terhadap Iran sejak 28 Februari.

Walaupun kedua pihak sempat mencapai nota kesepahaman pada Juni sebagai langkah menuju perjanjian perdamaian menyeluruh, konflik tersebut hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan.

(ant/hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral