news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

warga bubarkan komunitas knalpot brong.
Sumber :
  • tim tvone - erfan

Kesal dengan Suara Bising, Warga Bubarkan Aksi Komunitas Pemotor Knalpot Brong

Merasa kesal akibat ulah para komunitas motor berkenalpot brong yang menggeber motornya sehingga mengganggu kenyamanan wisatawan, para pedagang, pengguna jalan, dan warga di area Wisata Cemoro Sewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, terpaksa membubarkan aksi konvoi motor
Senin, 15 November 2021 - 18:55 WIB
Reporter:
Editor :

Magetan, Jawa Timur - Merasa kesal akibat ulah para komunitas motor berkenalpot brong yang menggeber motornya sehingga mengganggu kenyamanan wisatawan, para pedagang, pengguna jalan, dan warga di area Wisata Cemoro Sewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, terpaksa membubarkan aksi konvoi motor. Sejumlah video amatir milik para pengunjung wisata yang menunjukkan warga mengejar dan memukuli para pemotor berknalpot brong pada hari Minggu kemarin (14/11/2021), kini viral di media sosial.

Warga setempat sudah berupaya untuk menghimbau para pemotor tersebut, namun himbauan warga tidak ditanggapi dengan baik, aksi suara geberan motor semakin menjadi-jadi.

“Penyebabnya ya itu pak bisingnya motor itu karena bolak balik lewat, sebenarnya sudah diperingatin tapi tidak digubris gitu loh, akhirnya ketua RT bertindak.” ujar Puja Rahmani, warga Cemoro Sewu. 

Ulah rombongan motor berknalpot brong tersebut memicu kemarahan warga. Mayasari (52 tahun), pemilik warung di Cemoro Sewu menceritakan puluhan warga desa membawa tongkat dan pentungan memburu dan membubarkan aksi konvoi. 

“Awalnya Pak Kamituo dan Pak RT (sambil bawa pentungan) itu menggertak rombongan motor, tapi masih terus terjadi, jadi penduduk kampung kan marah, sehingga ya warga pukulin yang bawa motor yang pakek gleyer gleyer (geber motor) ada ratusan motor itu, bolak balik Jawa tengah Jawa timur gitu.” kata Mayasari.

Sementara, Narjo (55 tahun) Ketua RT Cemoro Sewu juga membenarkan kejadian tersebut. Bahkan dirinya menyayangkan tidak adanya petugas patroli dari Polres Magetan yang berada di lokasi saat hari minggu. Padahal aksi para rombongan komunitas motor knalpot brong yang meresahkan tersebut selalu terjadi setiap hari minggu. 

“Polisi yang dari Jawa Timur pas kemarin itu nggak ada, ini warga juga masih berjaga-jaga kalau mereka datang lagi. Himbauan saya kepada bapak-bapak polisi itu kalau hari Minggu ya patroli ke Cemoro Sewu gitu lah, antisipasi biar tidak kejadian lagi, soalnya tiap hari Minggu itu konvoinya.” keluh Narjo kepada awak media. 

Warga Cemoro Sewu dan Komunitas Pedagang Wisata berharap kepada aparat kepolisian dari wilayah Jawa Timur, untuk rutin melakukan patroli dan menyiagakan anggotanya untuk berjaga di Cemoro Sewu, tepatnya di perbatasan Jatim-Jateng, agar kemarahan warga nantinya tidak berujung pada tindakan anarkis. (Miftakhul Erfan/hen)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral