- Kolase tvOnenews
Cak Imin Sindir Pedas Ganjar? Sebut Roastingan Kiky Saputri Tak Perlu di Cut
Jakarta, tvOnenews.com - Paslon Capres-Cawapres nomor urut 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di acara Resolusi Indonesia sukses diroasting oleh komika Kiky Saputri dan Ate.
Namun ada hal yang menjadi sorotan pasca roasting yang dilakukan dalam acara yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2024) lalu.
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar justru menyampaikan terima kasih kepada kedua komika tersebut.
Melalui akun media sosial X milik paslon ini, @aniesbaswedan @cakimiNOW, keduanya menanggapi aksi dari Kiky Saputri dan Ate.
Tak hanya itu, Anies juga mengatakan bahwa dirinya mendapatkan masukan dari perspektif yang berbeda.
“Seru sekali rasanya bisa mendapatkan perspektif lain dari teman-teman di acara Re-Solusi Indonesia tadi malam,” tulis Anies Baswedan melalui media sosial X, @aniesbaswedan.
“Kami berterima kasih kepada @kikysaputri dan @fatihandika yang sudah meroasting kami mengenai visi perubahan yang akan dilakukan ke depan,” sambungnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga berharap bagi penonton yang menyaksikan acara Desak Anies dan Roasting dari kedua komika ini dapat terhibur dan ingin menggerakkan perubahan.
“Semoga semua yang menyaksikan tadi malam, baik langsung di lokasi maupun melalui live streaming, bisa ikut terhibur dan semakin luas keinginannya untuk turut menggerakkan perubahan,” ujarnya.
Sama halnya dengan Cak Imin, ia pun menyampaikan terima kasihnya kepada Kiky Saputri dan Ate karena sudah meroasting dirinya.
Ia bahkan menyinggung soal roasting yang di cut. Hal itu menjadi sorotan karena diduga menyindir Ganjar Pranowo.
“Diroasting, siapa takut? Gak perlu di cut dong.. Terima Kasih @kikysaputri,” cuitan Muhaimin Iskandar pada akun X, @cakimiNOW.
Seperti diketahui sebelumnya, Ganjar Pranowo menjadi bintang tamu di acara Lapor Pak.
Komika Kiky Saputri membocorkan roastingan mana saja yang tak boleh dijadikan lelucon oleh tim Ganjar.
Ia pun heran mengapa membahas soal Gibran boleh ditayangkan.
"Nyenggol2 pihak lain tidak boleh? Kok bit soal “Mas Gibran nyebrang”malah ditayangkan? Sementara roastingan terhadap beliau malah dicut?" katanya.