news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani (kiri).
Sumber :
  • Antara

Kubu Prabowo, Sebut Anies dan Ganjar Bekerjasama Menjatuhkan Paslon Nomor Urut 02 saat Debat

Ketua TKN Prabowo-Gibran Rosan Roeslani sebut dirinya dan seluruh jajaran TKN merasa bangga sekaligus super khawatir pascadebat capres dengan topik pertahanan.
Selasa, 9 Januari 2024 - 19:21 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani, menyatakan dirinya dan seluruh jajaran TKN merasa bangga sekaligus super khawatir pascadebat capres ketiga dengan topik pertahanan, keamanan, geopolitik, hubungan internasional, dan globalisasi yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu, 7 Januari 2024. 

Sepanjang debat, Prabowo Subianto menjaga dan membela pertahanan Indonesia, sementara kedua paslon lainnya berlomba dan bekerja sama menjatuhkan dan mencemooh pertahanan bangsa.

Menurutnya, topik debat kemarin sebenarnya sangat penting untuk masyarakat bisa mendapatkan pemahaman yang benar tentang pertahanan, ketahanan, kehormatan dan pengaruh Indonesia saat ini. 

"Sangat disayangkan masyarakat gagal mendapatkan manfaat adu gagasan yang maksimal tentang bagaimana kita akan meningkatkan kualitas Hankam, kebijakan luar negeri, dan geopolitik ke depannya. Karena hanya Pak Prabowo yang berusaha menyampaikan laporan prestasi pertahanan kita, sekaligus visi dan misinya ke depan," kata Rosan.

Sedangkan capres 01 dan 03, kata Rosan terlalu sibuk menyerang bahkan bekerjasama untuk menjatuhkan dan mengolok-olok postur pertahanan bangsa saat debat.

“Yang paling saya sesalkan adalah kok dua orang calon pemimpin di level itu kok tidak bisa menempatkan dan membawa diri mereka dengan pas dan pantas. Contoh saja, paslon 01 dan 03 bolak-balik menyerang soal pembelian alutsista bekas, bahkan mencemooh dengan ponten 5 dan 11/100 soal itu. Padahal pertahanan bukan saja soal alutsista," ujarnya.

"Jadi sangat tidak pas dan tidak pantas apalagi untuk kita di Indonesia yang punya sejarah melawan dan mengalahkan para penjajah dari Portugis, Belanda, Inggris dan Jepang yang bersenjata canggih hanya dengan batu, keris, golok, badik, dan bambu runcing,” tambah Rosan.

Menurut Rosan, debat kemarin sebenarnya mengupas dan menguji tujuan dan karakter kepemimpinan dari setiap capres. 

Pemimpin yang negarawan pasti siap mengorbankan dirinya demi mengedepankan kepentingan masyarakat dan bangsa. Dan selalu menjadikan dirinya teladan, kapanpun dan dimanapun.

“Kami bangga karena Pak Prabowo terbukti sebagai pemimpin yang mati-matian mempertahankan moral masyarakat dan membela pertahanan Indonesia, walaupun harus mengorbankan dirinya diserang, djatuhkan, bahkan difitnah di hadapan ratusan juta rakyat yang menonton. Sekali lagi dengan sendirinya terbukti mana capres yang siap berkorban untuk kepentingan masyarakat dan mana yang siap mengorbankan dan menjatuhkan sesama anak bangsa untuk kepentingan dan ambisi pribadi,” lanjut Rosan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
00:59
01:04
16:34
07:12
02:21

Viral