- Khaerul Izan-Antara
Ahok Sebut Jokowi dan Gibran Tak Bisa Kerja, Kesaksian Jusuf Kalla: Jokowi Kerjanya Blusukan
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla atau akrab disapa JK menanggapi pernyataan politikus PDIP Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa bekerja.
Pernyataan tersebut merupakan bagian dari kesaksian Ahok saat menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta dan Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2014.
Lantas, JK yang sempat menjadi Wakil Presiden mendampingi Jokowi pada tahun 2014-2019 memberikan pandangannya terkait pernyataan Ahok.
"Oh iya orang kerja itu macam-macam. Yang paling hebat Jokowi kerjanya blusukan. Saya kira enggak ada presiden yang bisa seperti sekarang," ujar dia di Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2024).
"Tempo hari ke pasar (Jokowi). Saya lihat dia sering kali ke pasar dan bisa tahu harga dengan harga yang benar," sambung dia.
Sementara itu, JK sendiri mengatakan kalau dirinya agak sungkan turun ke pasar setiap hari.
"Jadi macam-macam cara bekerja. Saya enggak mau bilang Jokowi enggak bisa kerja. Semua bisa kerja tapi hasilnya berbeda," tandas dia.
Diberitakan sebelumnya, mantan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa Ahok kembali menjadi perbincangan publik usai pernyataannya yang menyebut Jokowi dan Gibran tidak bisa kerja.
Pernyataan tersebut dikatakan oleh Ahok ketika melakukan kampanye pasangan calon (paslon) nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
“Kita tidak mau pilih orang yang terbukti tidak bisa kerja,” ucap Ahok dilansir dari video yang diunggah akun TikTok @halim_tambari pada Selasa (6/2/2024).
Mulanya, Ahok dihampiri seorang wanita berusia 82 tahun yang secara tegas menyatakan bahwa dirinya mendukung capres nomor urut 2 Prabowo Subianto.
Lantas, Ahok menjelaskan alasan dirinya tidak memilih Prabowo sebagai calon Presiden RI adalah karena tidak ingin memilih seorang pemimpin yang tidak bisa kerja.
Lebih lanjut, Ahok kerap kali menyebutkan karakter seseorang teruji ketika memiliki kekuasaan.
Dengan nada menantang, ia kemudian menyinggung keras dengan mempertanyakan apa bukti bahwa Gibran Rakabuming Raka bisa bekerja selama menjabat sebagai Wali Kota Solo.
“Presiden kalau cuma 2 tahun karakter teruji kalau ada kekuasaan. Sekarang saya mau tanya di mana ada bukti Gibran bisa kerja selama jadi wali kota?,” tanyanya kepada wanita paruh baya itu.
Ahok bahkan turut mempertanyakan kinerja dari Presiden Jokowi. Sehingga, menurutnya saat hendak memilih calon pemimpin yang adil itu harus dilihat dari kemampuan kerjanya.
“Terus ibu kira Pak Jokowi juga bisa Kerja? Saya lebih tahu,” katanya.
“Tidak fair kalau kita pilih presiden bukan berdasarkan kemampuan kerja,” tegas Ahok. (agr/nsi)