news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gaya Kepemimpilan Ala Prabowo Subianto, Jangan Memimpin Dari Jauh.
Sumber :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Gaya Kepemimpilan Ala Prabowo Subianto, Jangan Memimpin Dari Jauh

“Ada beberapa kasus contoh, perwira-perwira dan komandan-komandan yang tidak perlu dicontoh. Menurut saya mereka adalah pribadi-pribadi yang tidak benar sebagai pemimpin."
Rabu, 21 Februari 2024 - 06:15 WIB
Reporter:
Editor :

Untuk itu, Prabowo perintahkan satu peleton di bawah Letnan ‘A’. Saya perintahkan Letnan tersebut “Untuk Peleton kamu supaya naik ke bukit yang di atas, yang saya tunjuk. Amankan bukit itu, amankan kita, supaya kita tidak diserang oleh musuh pada saat kita lakukan pesta.”

Selain Peleton itu, saya tempatkan juga Peleton lain mengitari tempat pesta rakyat. Tapi Peleton Letnan ‘A’ itulah di tempat yang paling kritis, karena berada di tempat yang paling tinggi.

Sesudah pesta rakyat selesai, Prabowo kembali ke posko melewati jalan setapak. Prabowo kemudian melewati satu tenda, Prabowo kmeudian melihat di dalam tenda tersebut ada Letnan ‘A’. 

Prabowo kemudian bertanya, “bukankah saya perintahkan Anda untuk naik ke bukit yang di belakang itu untuk mengamankan pesta rakyat ini?” kemudian dijawab “sudah Pak, saya sudah perintahkan Peleton saya dan Peleton saya sekarang sudah ada di atas bukit tersebut.”

“Loh yang mimpin siapa?”

“Yang mimpin Bintara Peleton saya, Pak.”

Prabowo anggap ini suatu contoh leadership yang sangat tidak benar. Peleton dia sekitar 25 orang dia perintahkan di atas bukit di bawah pimpinan Bintara Peleton dia. Padahal dia adalah komandan Peletonnya.

"Komandan Peleton harus berada di tengah-tengah anak buah. Tidak bisa dia pimpin dari jarak 300 meter. Itu contoh yang sangat tidak benar. Saya anggap itu pelanggaran prinsip-prinsip/kaidah-kaidah kepemimpinan yang paling mendasar, tidak pantas bagi seorang lulusan Akademi Militer seperti itu," kata Prabowo.

Kemudian Prabowo mengatakan, “sini kasih senjatamu. Mulai sekarang, kamu bukan Komandan Peleton lagi. Bahkan lebih rendah dari prajurit biasa karena saya ambil senjatamu. Kamu di daerah operasi tanpa senjata berarti anggap saja kamu adalah Tenaga Bantuan Operasi (TBO).”

Prabowo cabut senjatanya untuk beberapa minggu. Akhirnya dia tidak ke mana-mana, tetapi dia merasa takut, karena tidak punya senjata di daerah musuh. Akhirnya komandan itu pergi ke mana-mana selalu mengikuti prajurit lain yang mempunyai senjata. 

Prabowo menegaskan melakukan hal itu karena ini contoh daripada leadership yang sama sekali tidak benar.

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

11:46
16:04
01:33
03:18
00:47
02:55

Viral