- Biro Pers Sekretariat Presiden
Gaya Kepemimpilan Ala Prabowo Subianto, Jangan Memimpin Dari Jauh
"Tidak boleh ada di kalangan TNI pemimpin semacam itu. Walaupun saya tahu, mungkin banyak yang seperti itu," kata Prabowo.
Contoh Buruk 2: Komandan Perintahkan Wakil untuk Mengambil Alih Tim
Masih merujuk pada buku 2 Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, ia mengisahkan contoh kedua pemimpin yang tidak benar.
Prabowo menuturkan, suatu saat terjadi suatu kontak tembak dengan musuh, kemudian seorang komandan pasukan memanggil wakilnya dan memerintahkan wakilnya, “Kamu [dia sebut nama wakil tersebut], rebut bukit di depan, atasi gangguan musuh.”
Wakil Komandan tim tersebut akhirnya mengambil alih tim dan melakukan serbuan, mengatasi musuh yang berada di bukit tersebut.
"Ini pun contoh kepemimpinan yang keliru. Seharusnya komandan tim tersebut yang memimpin serbuan, bukan wakilnya yang memimpin," kata Prabowo.
Contoh Buruk 3: Penggelapan Tunjangan Khusus (Tunsus)
Kisah ini Prabowo dengar dari teman-temannya sewaktu bertugas di Timor Timur.
Prabowo mengatakan waktu bertugas di Timor Timur, ia dan pasukannya mendapat tambahan uang saku untuk daerah operasi yang waktu itu disebut Tunjangan Khusus (Tunsus).
"Tunsus ini lumayan, biasanya ditabung, kemudian ada yang memakai untuk tambahan makan, ada yang ditabung untuk dibawa pulang ke daerah basis," kata Prabowo.
Suatu saat Prabowo mendengar ada seorang Komandan satuan, memerintahkan bahwa Tunsusnya itu semua dikumpulkan dan Tunsusnya “dititipkan” kepada seorang pedagang dengan janji akan mendapat sekian persen bunga, setiap bulan.
Alhasil pasukan sudah mau pulang, pedagangnya bawa lari uang tersebut dan hilanglah seluruh tunjangan khusus, alias tabungan para prajurit.
"Bisa dibayangkan bagaimana wibawa dan leadership komandan pasukan tersebut hilang. Tidak dihormati lagi oleh anak buahnya," kata Prabowo.
Contoh Buruk 4: Kemarahan Anak Buah Kepada Komandan yang Menyeleweng
Merujuk pada buku 2 Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, ia mengisahkan contoh keempat pemimpin yang tidak benar
Pada saat Prabowo berdinas sebagai wakil komandan batalyon terjadilah suatu peristiwa di pasukan tetangga, bahwa komandan batalyon tersebut diikat oleh anak buahnya/ditangkap oleh anak buahnya, diikat di tiang listrik.