news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Deretan Kekerasan Berujung Kematian Santri di Pondok Pesantren, 3 Tahun Terakhir Sedikitnya Ada 16 Kasus.
Sumber :
  • istimewa

Deretan Kekerasan Berujung Kematian Santri di Ponpes, 3 Tahun Terakhir Sedikitnya 16 Kasus Terungkap

Tewasnya santri Bintang Bilqis Maulana di ponpes di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menambah panjang deretan peristiwa kasus kekerasan berujung kematian santri. 
Kamis, 29 Februari 2024 - 00:15 WIB
Reporter:
Editor :

"Awalnya dikabarkan meninggal terjatuh di kamar mandi. Tapi, kok penuh luka,” kata Mia Nur Khasanah (22) kakak korban.

Selain itu, keluarga mendapati luka mirip jeratan di leher korban. Keluarga meyakini, korban tidak terjatuh di kamar mandi. Namun, dianiaya sebelum meninggal. 

Akibat peristiwa ini, keluarga langsung melapor ke Polsek Glenmore, Banyuwangi. Tubuh korban kemudian dibawa ke RSUD Blambangan untuk pemeriksaan lanjutan. 

2. Kematian Santri Hilmi (2023)

Seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah, Desa Manis Midul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tewas setelah dikeroyok oleh 18 orang temannya.

Pengeroyokan korban bernama Hilmi terjadi di dalam gudang yang ada di ponpes Husnul Khotimah pada Kamis (30/11/2023) malam pukul 23.00 WIB sampai jam 02.00 WIB. 

Saat ditemukan, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah 45, untuk dilakukan perawatan. Namun pada Senin (4/12/2023) pagi, korban meninggal dunia. Aksi pengeroyokan tersebut pun viral di media sosial.

Kapolres Kuningan, AKBP Willy Andrian mengatakan ada 18 orang yang melakukan aksi pengeroyokan, 12 orang di antaranya masih di bawah umur.

Soal motif, Willy mengatakan korban diduga melakukan pencurian yang membuat para pelaku marah. "Motif sementara korban diduga melakukan pencurian. Namun, tidak dibenarkan secara hukum atau pidana untuk main hakim sendiri, apalagi pengeroyokan yang menghilangkan nyawa orang," jelasnya.

3. Kematian Santri Alfian Rezky (2024)

Andi Alfian Rezky (14), santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al Imam Ashim, yang berada di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan meninggal dunia usai dianiaya seniornya. 

Alfian mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Grestelina Makassar pada Selasa (20/2/2024) dini hari setelah menjalani perawatan selama 5 hari. 

Paman Alfian, Rizaldi Jamaluddin, mengaku penganiayaan terjadi pada Kamis lalu (15/2/2024) di dalam perpustakaan pondok pesantren tempat keponakannya menuntut ilmu. Korban dianiaya oleh seniornya berinisial AW.

Akibat penganiayaan itu, korban tidak sadarkan diri dan kejang-kejang. Saat dilarikan ke rumah sakit, Alfian disebut mengalami pendarahan di kepalanya.

"Ada pendarahan di kepalanya makanya langsung dioperasi. Pasca operasi itu, korban tak sadarkan diri. Koma dan sampai meninggal tadi tidak pernah sadar," sebutnya.

Berita Terkait

1
2
3 4 5 6 7 8 9 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral