news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kurnia Meiga.
Sumber :
  • Prasetyo Utomo-Antara

Dibalik Kontroversinya, Ini Jejak Perjalanan Kiper Andalan Timnas Indonesia Kurnia Meiga

Tahukah Kamu, sejak usia junior  hingga senior, Kurnia Meiga menyabet gelar predikat kiper andalan Timnas hingga menyabet predikat pemain terbaik Indonesia
Rabu, 13 Maret 2024 - 12:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Tahukah Kamu, sejak usia junior  hingga senior, Kurnia Meiga Hermansyah menyabet gelar predikat kiper andalan Tim Nasioanl (Timnas).

Tak hanya itu, Meiga juga menyabet predikat pemain terbaik Indonesia mengalahkan pemain-pemain depan.

Lahir pada 7 Mei 1990 di Jakarta, Kurnia Meiga memiliki postur tubuh yang ideal untuk posisi penjaga gawang. Kemampuan refleksnya yang cepat dan kecerdasan dalam membaca situasi lapangan telah mengantarnya menjadi salah satu kiper terbaik di negeri ini. 

Tidak hanya di level klub, namun juga sebagai penjaga gawang inti Timnas Indonesia, Meiga terus membuktikan kualitasnya.

Kepiawanya dalam menjaga mistar gawang dimulai dari Diklat Sepakbola di Ragunan, Jakarta dan Sekolah Sebpakbola PS Urakan, Jakarta Timur.

Kurnia Meiga Hermansyah menemukan langkah awalnya di dunia sepak bola dengan memperkuat tim junior Persijap Jepara di kategori U-18 dan U-23 sebagai penjaga gawang. 

                                                    Kurnia Meiga Hermansyah

 

Performa Kurnia Meiga yang gemilang tidak luput dari perhatian klub profesional Arema Indonesia, yang kemudian mengajaknya bergabung. 

Di Arema, Kurnia Meiga bergabung dengan kakaknya, Achmad Kurniawan, yang juga menekuni posisi sebagai penjaga gawang. Kerjasama mereka di lapangan menjadi langkah awal bagi Kurnia untuk menancapkan jejaknya dalam dunia sepak bola profesional Indonesia.

Meskipun mengikuti jejak kakaknya, Kurnia Meiga Hermansyah berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan dalam karier sepak bolanya. 

Pada tahun 2007, ia dipilih menjadi penjaga gawang untuk Timnas Indonesia U-19, menandai awal perjalanan gemilangnya di level internasional. 

Prestasinya terus bersinar ketika tahun berikutnya, ia dipilih kembali untuk Timnas Indonesia U-21 dan Timnas Indonesia U-23 di bawah arahan pelatih Rahmad Darmawan. 

Hal ini menunjukkan bakat dan kualitasnya yang diakui di tingkat nasional, membuktikan bahwa ia mampu bersaing dan memberikan kontribusi signifikan bagi timnas Indonesia di berbagai level.

Jam terbang yang cukup membuat Kurnia Meiga mampu menempatkan dirinya sebagai kiper utama Arema Indonesia setelah Markus Horison pindah ke Persib Bandung pada tahun 2009. 

Di Timnas Indonesia, Kurnia juga berhasil merebut posisi kiper utama dari Markus Horison, menunjukkan konsistensinya dalam performa yang diakui oleh pelatih dan rekan-rekan setimnya.

                                              Kurnia Meiga Hermansyah

 

Karier Kurnia Meiga semakin cemerlang dalam kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010. Meskipun sebagai kiper, dia berhasil menjadi pemain terbaik dengan mengungguli striker ternama seperti Christian Gonzales, Ricardo Salampessy, dan Aldo Bareto. 

Keberhasilannya ini menunjukkan kemampuannya sebagai kiper yang tak hanya mampu menjaga gawang tetapi juga berkontribusi secara signifikan dalam permainan timnya.

Pada tahun berikutnya, di Liga Super Indonesia, Meiga mengantarkan Arema juara 2  pada 2010/2011, juara 2 di Piala Indonesia 2010, juara 2 Liga Super Indonesia 2013, dan Juara 1 Inter Island Cup 2014.

Di tengah upaya perbaikan dunia sepakbola Indonesia, pada tahun 2016, Kurnia Meiga mengikuti uji coba bersama klub Gamba Osaka, salah satu klub terkenal di Jepang. 

Meskipun demikian, ia akhirnya memilih untuk kembali bergabung dengan Arema Cronus, klub yang telah menjadi tempatnya berkembang dan meraih kesuksesan sebelumnya. 

Keputusannya menunjukkan loyalitasnya terhadap klub asalnya serta keyakinannya untuk terus memberikan kontribusi bagi sepakbola Indonesia.

Pada ajang AFF 2016, kejuaraan tingkat Asia Tenggara, Kurnia Meiga sekali lagi dipanggil oleh pelatih Alfred Riedl untuk menjadi kiper utama Timnas Indonesia. 

Kurnia Meiga berada di bawah naungan kiper Andritany A dari Persija dan Teja Paku Alam dari Sriwijaya FC. Kehadirannya di tim nasional menjadi bukti kesetiaannya dan kemampuannya yang diakui di tingkat internasional.

KARIER

PS Urakan, Jakarta Timur
Sekolah Diklat Ragunan, Jakarta
Persijap Jepara U-18, 2006
Persijap Jepara U-23, 2007
Timnas Indonesia U-19, 2007
Timnas Indonesia U-21, 2008
Timnas Indonesia U-23, 2009
Timnas Senior, 2010-sampai sekarang
Arema Indonesia, 2008-2012
Arema Cronus, 2012-sampai sekarang

PENGHARGAAN

PRESTASI TIM
Juara 1, Liga Super Indonesia, 2009/2010
Juara 1, Inter Island Cup, 2014
Juara 2, Liga Super Indonesia, 2013

PRESTASI INDIVIDU

Pemain Terbaik, Liga Super Indonesia, 2009/2010

KELUARGA

Istri      : Azhiera Adzka Fathir
Anak    : Kurnia Meiziah Talita

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral