news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Warga Klaster Visalia, RW 051, Bogor yang terdampak ledakan Gudang Amunisi milik Kodam Jaya di wilayah Ciangsana..
Sumber :
  • Antara

Cerita Saat Gudang Amunisi Meledak di Bogor, Warga Menangis Histeris Ketakutan, Plafon Rumah Roboh Hingga Kaca Pecah

Warga Klaster Visalia, RW 051, Bogor menceritakan situas dan kondisi ketika Gudang Amunisi milik Kodam Jaya di wilayah Ciangsana meledak pada Sabtu (30/3).
Senin, 1 April 2024 - 03:01 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Warga Klaster Visalia, RW 051, Bogor menceritakan situasi saat Gudang Amunisi milik Kodam Jaya di wilayah Ciangsana meledak, Sabtu (30/3).

Ketua RW 051 Fendhi Munawan mengatakan, terbakarnya gudang tersebut menimbulkan suara ledakan yang sangat keras. Peristiwa itu, kata Fendhi, membuat warga kaget dan ketakutan.

"Setelah buka puasa setelah Maghrib, anak-anak mereka, istri mereka semua nangis, karena ledakannya sangat keras dan rumah kita itu kacanya semuanya bergetar," kata Fendhi kepada wartawan, Minggu (31/3).

Fendhi menjelaskan, ledakan itu menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan. Selain itu, ditemukan pula beberapa amunisi, seperti granat dan selongsong mortir di area rumah warga.

"Jadi plafon (rumah) turun semua, kaca pecah," ujar Fendhi.

Fendhi menambahkan, kejadian itu mengakibatkan 33 rumah warga rusak. Selain itu, lanjut Fendhi, kondisi warga masih trauma dan ketakutan.

"Insiden ledakan hebat tersebut menimbulkan trauma mendalam terhadap warga, khususnya anak-anak. Bahkan sampai saat ini, (warga masih) takut," ujar Fendhi.

Sebelumnya, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menyatakan proses pendinginan kebakaran di Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya, Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor, selesai sekitar pukul 08.15 WIB.

"Kami menyatakan selesai karena memang titik api yang dari semalam tadi pagi pun masih di angka 85 derajat. Alhamdulillah sudah kami turunkan sampai titik aman," kata Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/3/2024).

Untuk proses pendinginan memakan waktu sekitar hampir delapan sampai sepuluh jam. Selama pendinginan tidak terjadi ledakan di dua titik lokasi pemadaman, yakni gudang 5 dan gudang 6.

"Kalau ledakan tidak ada karena kami masuk ke dalam sini sudah kondisi memang tidak ada ledakan," tutur dia. (ant/dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral