Tidak Berkutik saat Bertemu Dedi Mulyadi, Plt Samsat Soekarno-Hatta Mengaku Siap Menjalankan SE Gubernur
- dok.kolase tvonenews.com/ instagram Dedi Mulyadi
Jakarta, tvonenews.com- Sikap dari pengganti sementara Ida Hamidah, Plt Kepala Samsat Soekarno-Hatta menjadi perhatian. Setelah bertemu Kang Dedi Mulyadi ia terlihat tidak banyak bicara.
Terliat dalam video yang dibagikan Kang Dedi Mulyadi atau KDM diinstagramnya, ia fokus mendengarkan arahan Gubernur Jawa Barat itu.
Posisinya untuk menggantikan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta (Soetta), Ida Hamidah yang jabatannya dicopot oleh Dedi Mulyadi.
- Instagram Dedi Mulyadi
Belum diketahui sampai saat ini, siapa nama lengkap dari Plt. Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang disapa pak Gibran itu.
"Sekarang Plt-nya siapa? bisa nggak dijamin itu surat edaran surat gubernur berjalan dengan baik, bisa?," tanya KDM langsung saat sidak Samsat Soekarno-Hatta, Bandung, dikutip dari Instagramnya, Kamis (9/4).
"Bisa pak, jawab Plt yang disebut Dedi Mulyadi Pak Gibran.
Tanpa banyak penjelasan, petugas hanya mendegarkan Kang Dedi Mulyadi saat berkunjung. Gubernur Jawa Barat itu meminta agar petugas Samsat bekerja dengan amanah.
Dimaksud bisa mengikuti aturan yang berlaku. Mengingat isu pembayaran pajak kendaraan ini ada hambatan "dianggap" persulit masyarakat.
- dok.kolase tvonenews.com/ instagram Dedi Mulyadi
"karena sederhana pak kalau orang bayar pajak lancar, dia akan bayar terus. Kenapa si orang sampai tidak lancar, ya karena merasa terhambat, akhirnya jadi males. Logikanya sederhana," tegas Dedi Mulyadi.
Kang Dedi Mulyadi menyampaikan kalau adanya aturan yang sudah keluar di awal yaitu melarang tidak adanya KTP pemilik pertama tidak bisa. Seharusnya dianggap seterusnya tidak melayani.
Hal ini menjadi problem, ketika adanya celah yang seharusnya tidak bisa menjadi bisa. Bapak Aing itu ingatkan bisa memicu asumsi publik yang tidak baik soal pembayaran pajak kendaraan ini.
- YouTube Dedi Mulyadi official
Load more