news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana arus lalu lintas di jalan tol..
Sumber :
  • ANTARA/HO - ATI

Info Mudik, Tol Indonesia Diklaim Kondisinya Bagus Tanpa Kerusakan dan Lubang untuk Layani Mudik Lebaran 2024

Ketua Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Subakti Syukur mengeklaim 1.782 km tol Indonesia dalam kondisi bagus dan siap melayani pemudik di mudik Lebaran 2024.
Selasa, 2 April 2024 - 14:05 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Asosiasi Tol Indonesia (ATI) Subakti Syukur mengeklaim 1.782 km tol Indonesia dalam kondisi bagus dan siap melayani pemudik di mudik Lebaran 2024.

"Kami memastikan beberapa pekerjaan pemeliharaan di ruas-ruas tertentu, penambahan prasarana pendukung, telah siap sebelum periode arus mudik Lebaran berjalan. Semua BUJT anggota ATI siap melayani masyarakat pengguna tol di seluruh Indonesia," ujar Subakti Syukur di Jakarta, Selasa (2/4/2024).

ATI juga menyiapkan beberapa ruas tol fungsional dalam rangka mendukung rekayasa lalu lintas di beberapa area.

"Ruas-ruas yang akan difungsionalkan untuk mendukung penanganan arus mudik dan balik Lebaran, kebijakan hari dan waktu fungsionalnya, sepenuhnya mengikuti ketentuan dari team PUPR, Perhubungan, dan Korlantas Polri. Mohon para pengguna berhati-hati dan mengikuti petunjuk dari petugas lapangan," kata Subakti.



Subakti menambahkan, pihaknya telah koordinasi dengan pemangku kepentingan.

Sementara, pengaturan kebijakan termasuk rekayasa lalu lintas selama penanganan arus mudik dan balik, dikoordinasikan bersama Kementerian Perhubungan.

Hal yang sama dengan Korlantas dan Kewilayahan Polri untuk pengaturan pelaksanaannya di lapangan.

"Mudah-mudahan berbagai skenario penanganan lalu lintas akan berjalan baik, dan masyarakat pengguna tol bisa merayakan hari raya Idul Fitri 1445 H dengan aman, lancar, menyenangkan dan ceria," katanya.

Sementara, Sekretaris Jenderal ATI Kris Ade Sudiyono menambahkan kondisi jalan tol dipastikan baik, terbebaskan dari kerusakan, lubang dan berbagai pekerjaan perbaikan, memiliki perambuan lengkap, serta marka jalan yang terlihat jelas sehingga memungkinkan dilalui dengan baik.

Semua BUJT mengkonfirmasi untuk memfungsikan dan menyiagakan unit tambahan peralatan transaksi tol, derek, ambulan, kendaraan patroli dan rescue, kamera pantau dan traffic management system, serta berbagai peralatan penunjang rekayasa lalu lintas lainnya.

Hal sama untuk kesiapan petugas layanan yang akan tersebar membantu melayani para pengguna jalan tol.

Selain itu, ATI mengimbau kepada masyarakat yang mudik Lebaran pada tahun ini untuk tidak khawatir istirahat keluar jalan tol mengingat perhitungan tarif tol akan berlaku sama.

"Masyarakat tidak perlu kawatir #IstirahatKeluarTol mengingat perhitungan tarif tol akan berlaku sama, yaitu berdasarkan km-travelled," ujar Sekretaris Jenderal ATI Kris Ade Sudiyono.

Menurut Kris, setidaknya ada tiga permasalahan lalu lintas yang umum menyertai  di festival besar seperti Lebaran.

Pertama adalah kapasitas infrastruktur khususnya kapasitas jalan dan tempat istirahat (rest area).

Rekayasa lalulintas melalui kebijakan satu jalur maupun contra flow disiapkan di tol utama, mengantisipasi pergerakan masif mudik dan balik Lebaran.

Masyarakat diminta menyesuaikan rencana perjalanannya dengan pengaturan jadwal rekayasa lalu lintas ini.

Di dalam rest area telah dilakukan penataan jalur lintasan, area parkir, imbauan berbagi dengan pembatasan waktu beristirahat, penyiapan paket makanan siap saji dan siap santap yang memungkinkan take away, dan lain-lain.

Kemudian, pemanfaatan kantor layanan gerbang tol, tempat layanan publik, kantor instansi pemerintah, dan lain-lain, di luar jalan tol disarankan sebagai tempat istirahat sementara.

Isu kedua adalah tentang perilaku sosial berupa kebiasaan yang diekspresikan di perjalanan mudik dan balik Lebaran.

Perilaku sosial ini akan mempengaruhi aspek keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan berkendaraan di jalan tol.

Untuk itu terus dikampanyekan terkait kesiapan berkendaraan yakni kondisi, kelaikan dan kesiapan kendaraan, kondisi dan kesiapan pengemudi dan penumpang, tidak membawa penumpang dan barang bawaan berlebih.

Kedua, tertib lalulintas yakni berkendaraan di jalurnya, tidak menggunakan dan berhenti di bahu jalan, tidak memutar/pindah lajur di sembarang tempat, berkendaraan sesuai rambu dan panduan petugas; jaga jarak aman dan tidak memacu kecepatan berlebihan.

Ketiga, kesiapan perlengkapan pendukung yaitu periksa kondisi dan tekanan ban, isi/periksa kondisi BBM dan saldo uang elektronik sebelum berada di jaringan jalan tol, beli/persiapkan tiket penyeberangan jauh hari sebelum keberangkatan, periksa kesiapan perlengkapan pribadi di perjalanan.

Akhirnya, keberhasilan manajemen festival kegiatan Lebaran juga memerlukan komunikasi publik yang baik.

Berbagai kebijakan, skenario rekayasa lalulintas, serta pengaturan lalu lintas situasional perlu dikomunikasikan ke publik untuk mendapatkan komitmen yang kuat dan dilaksanakan secara konsisten di lapangan.

ATI mengkampanyekan #LebaranBijak: #MudikLebihAwal dan #BalikLebihAkhir.

Selain kesiapan sarana dan prasarana tol yang baik, menyiapkan petugas layanan yang akan membantu para pengguna jalan tol, semua Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) secara aktif mengajak masyarakat untuk mengatur rencana perjalanannya secara bijak, tidak bergerak di waktu dan tempat yang sama, memanfaatkan jalur-jalur alternatif, serta terus mengupayakan keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan berlalu lintas bersama.

Selain ruas yang dioperasikan fungsional, yang dipastikan tidak bertarif, beberapa BUJT anggota ATI juga memberikan potongan tarif tol di ruas-ruas tol utama, seperti ruas Tran-Jawa, ruas Tangerang-Merak, ruas Tran-Sumatera, serta beberapa ruas tol lainnya.

Potongan tarif tol ini bervariasi antara 10 persen sampai dengan 20 persen, berlaku untuk perjalanan menerus (barrier to barrier), dengan jadwal implementasi disesuaikan prediksi distribusi beban lalu lintas arus mudik dan balik Lebaran di masing-masing ruasnya.(ant/lkf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
08:52
02:17
01:33
03:09
04:51

Viral