- Istimewa
Kisah Pembunuhan Vina Cirebon Viral Tayang di Bioskop, Pengakuan Sang Kakak Bikin Netizen Tambah Murka ke Polisi
Namun ternyata mereka tewas akibat dianiaya dan dikeroyok segerombolan remaja atau geng motor di kawasan Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.
Awal mula dari peristiwa tersebut. Kedua korban dikira meninggal akibat kecelakan lalu lintas di wilayah Kecamatan Talun.
Namun setelah petugas kepolisian Polresta Cirebon melakukan penyelidikan, Vina dan Eky merupakan korban pembunuhan.
Kasus yang dialami Vina dan Eky kini diangkat jadi film bergenre horor yang tayang bioskop.
Marliayana (33) kakak kandung Vina mengatakan, dengan adanya film Vina: Sebelum 7 Hari tersebut, pihak keluarga berharap kasus tersebut kembali dibuka dan tiga orang yang masih buron tertangkap.
"Ya kami (Keluarga) sih berharap dapat menggugah pihak kepolisian untuk membuka kembali kasus yang dialami adik saya ini.” ungkapnya Selasa (14/05/2024).
Marliayana menyebutkan, isi cerita film tersebut 85 persen sesuai dengan peristiwa yang dialami Vina dan Eky.
Dari sebelum ada film ini keluarga juga mempertanyakan soal ketiga pelaku yang masih buron. Dan kami juga berharap Egy (pelaku utama) dan dua pelaku lainnya ditangkap.
"Yang saya inget pelakunya cuma si Egy, kalau dua orang lainnya itu saya lupa namanya. Jadi, Eky ini pacarnya Vina, dan Egy suka sama Vina, kemungkinan Egy cemburu lalu merencanakan membunuh Vina dan Eky. Ya si Egy dalam semua kejadian itu," sebutnya.
Marliayana mengaku, keluarganya didatangi seseorang pria yang meminta agar tidak membuka kembali kasus tersebut.
"Sebelum ada film ini situasinya biasa saja, tapi begitu kisah tragis adik saya ini difilmkan, ada seorang pria mendatangi keluarga kami minta agar kasusnya jangan kembali dibuka," akunya.
Ditambahkan dia, Vina merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara pasangan dari Sukaesih dan Wasnadi Otong.
"Sebenarnya nama aslinya si Vina, tapi adik saya minta namanya ditambahin jadi Vina Dewi Arsita. Saat peristiwa terjadi ibu Vina bekerja di Malaysia," ucapnya.
Seperti diketahui, Polresta Cirebon menangkap 8 orang pelaku kasus pemerkosaan, sekaligus kasus penganiayaan dan pembunuhan.
Karena teman-teman korban yang merupakan mantan kelompok XTC melaporkan kepada pihak kepolisian.