- Instagram @vinasebelum7hari.movie
Buka-bukaan Intimidasi Saat Proses Pembuatan Film Vina, Anggy Umbara: Kaya Debt Collector, Bukan Polisi
Diberitakan sebelumnya, Anggy Umbara mengungkap bahwa Vina sudah lama dibully di sekolahnya.
"Kalau ngomongin kronologi sebenarnya ya panjang sih. Sebenarnya kayak awal-awalnya tuh yang saya tahu ya Vina tuh almarhumah udah dibully dari sekolahannya. Jadi sudah lama sih dia dibully disekolahnya di teman-teman sekilahnya," ujar Anggy Umbara dikutip pada Kamis (23/5/2024).
Menurutnya, orang-orang yang membully Vina lantaran tidak suka melihat orang lain bahagia.
Anggy Umbara mengatakan Vina kerap mendapatkan perkataan kasar tentng ibunya yang menjadi TKW di luar negeri.
"Gak tahu ya gak suka mgelihat orang lain senang gitu ada kayak gitu kan. Dia ibunya kan TKW kan kerja di luar tapi selalu dibully kayak itulah pembantulah ibunya gitu."
"Mulut-mulut orang-orang jahat banget si sampe akhirnya dia ngelawan, sampe akhirnya dia pindah sekolah juga karena dibully," sambungnya.
Anggy Umbara menyebut Vina adalah sosok yang penuh semangat.
Dalam kanal YouTube tersebut juga ia membeberkan kronoli pembunuhan Vina di Cirebon 2016 silam.
"Gua lihat karakter dia memang bisa dibilang dia full of spirit lah energinya dia tuh gede gitu. Energinya tuh something unik lah gitu," tuturnha.
"Jadi kejadiannya pun kronologinya adalah di suatu malam dia keluar malam mingguan kan terus dia pergi bilangnya mau makan-makan. Tiba-tiba rumah diketuk dibilangnya dia kecelakaan, yang ngetuk itu adalah salah satu pelaku dari si geng motor ini," jelas Anggy Umbara.
Diberikan sebelumnya, sosok Pegi atau Perong berhasil ditangkap pihak kepolisian di Bandung pada Rabu (22/5/2024).
Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar Kombes Surawan.
Diketahui Egi diduga menjadi otak pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Vina lantaran ditolak cintanya.
"Ya. Benar. Atas nama Pergi Setiawan diamankan tadi malam di Bandung," kata Surawan, Rabu (22/5/2024).
Setelah dilakukan penangkapan Egi akan diperiksa dan dimintai keterangan mendalam. Namun Surawan tidak membeberkan lebih rinci tentang penangkapan Egi.
Ditangkapnya Egi ini menyisakan 2 DPO lain yaitu Andi dan Dani yang masih belum juga diketahui keberadaannya.