news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Hotman Paris bertemu dengan Ustaz Das'ad Latif.
Sumber :

Ramai W Superclub Makassar Diprotes Warga, Hotman Paris Ngadu ke Ustaz Das'ad Latif: Saat Saya Bermasalah, Tak Ada Orang Islam Menolong

Pengacara kondang Hotman Paris bertemu dengan Ustaz Das'ad Latif dan mendengarkan curhatan dari pengacara ternama itu.
Minggu, 2 Juni 2024 - 12:47 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pengacara kondang Hotman Paris bertemu dengan Ustaz Das'ad Latif dan mendengarkan curhatan dari pengacara ternama itu.

Momen Hotman Paris berbincang dengan Ustaz Das'ad Latif tersebut dibagikan Hotman lewat video unggahannya di media sosial pribadinya.

Hotman kepada Ustaz Das'ad awalnya mengaku bahwa dirinya sering kali memberi pertolongan bantuan hukum kepada orang-orang Islam yang tertimpa masalah.

"Dalam sejarah karir saya, khususnya saya memberikan bantuan hukum gratis Hotman 911 banyak pengais keadilan mayoritas yang datang beragama Islam," kata Hotman kepada Das'ad Latif, dikutip terkini dari unggahan akun Instagram @hotmanparisofficial, Sabtu (1/6/2024).

Meski sudah sering menolong umat Islam terkait masalah hukum, Hotman pun mengaku heran mengapa saat dirinya yang bermasalah, tak ada orang Islam yang menolongnya.

"Tapi waktu saya dirundung masalah, kok tidak ada orang Islam yang menolong saya, sementara saya sudah baik menolong pengais keadilan orang Islam," ungkapnya.

Menanggapi curhat Hotman, Das'ad Latif pun menyampaikan bahwa hal itu tergantung dari masalah apa yang menimpa Hotman Paris.

Menurut Ustaz Das'ad, ketika Hotman tertimpa masalah yang berkaitan dengan akidah agama, maka umat Muslim pastinya tidak akan berani menolong.

"Mereka pasti tidak akan berani menyampaikan kalau kasusnya betul-betul hal fundamental, berkaitan dengan akidah Islam," ujar Ustaz Das'ad Latif.

Akan tetapi, kata Das'ad, apabila Hotman tertimpa masalah berkaitan dengan bisnis, maka orang-orang Islam yang pernah ditolong oleh pengacara itu harusnya juga ikut menolong sebagai ucapan terima kasih.

"Tapi kalau berkaitan dengan bisnis, mereka ini tidak tahu berterima kasih," tuturnya.

Ustaz Das'ad Latif pun kepada Hotman Paris menyampaikan bahwa ajaran agama Islam mewajibkan umat Muslim yang beriman harus tahu berterima kasih kepada orang yang menolongnya.

"Agama itu mengajarkan, bukan bagian dari orang beriman orang yang tidak tahu berterima kasih kepada orang yang menolongnya," ucapnya.

Sebelumnya, Ustadz Das'ad Latif menentang keras peresmian tempat hiburan malam (THM) W Super Club Makassar milik Hotman Paris.

Lewat unggahannya di Instagram, Ustaz Das'ad mengatakan pihak yang membangun THM yang berada di dekat Masjid 99 Kubah Makassar itu telah sangat berani melawan larangan Allah SWT.

"Sangat berani melawan larangan Allah, ngeri ya," kata Ustaz Das'ad Latif di keterangan unggahannya itu.

Kendati demikian, Ustaz Das'ad Latif mengimbau kepada seluruh pihak yang juga menentang peresmian THM milik Hotman Paris itu agar tidak melakukan tindakan anarkis.

"Satu lagi: TIDAK boleh ANARKIS," tegasnya.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan mengeluarkan pernyataan sikap menolak kehadiran tempat hiburan W Super Club, apalagi keberadaannya berdekatan dengan masjid Asmaul Husna 99 Kubah.

Ketua MUI Sulsel KH. Prof. Najamuddin di Makassar, Jumat, mengatakan sejak diresmikan tempat hiburan terbesar di Kawasan Timur Indonesia itu oleh pemilik Hotman Paris Hutapea langsung menuai pro dan kontra.

"Sejak diresmikan oleh pemiliknya Hotman Paris dan videonya beredar luas dan melihat reaksi masyarakat kami pun mengeluarkan pernyataan sikap," ujarnya.

Kyai Najamuddin menyatakan clubbing terbesar di Kota Makassar itu dinilai menjadi corong hadirnya berbagai macam kemaksiatan.

Apalagi ketika Hotman Paris dalam video peresmian W Super Club miliknya itu pada Senin, 27 Mei 2024, mengajak kepada warga Makassar untuk berdansa bersama.

Beberapa saat usai peresmian, tempat itu menuai banyak komentar lantaran sarana hiburan itu mendapat dukungan dari Pemkot Makassar.

MUI Sulsel melalui komisi fatwa mengeluarkan pernyataan sikap dengan nomor surat DP.P.XXI/V/Tahun 2024 Tentang W Super Club Makassar.

Dengan rahmat Allah SWT serta shalawat kepada Nabi Muhammad saw, Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan dengan ini menyampaikan:

Bahwa viralnya video Hotman Paris yang meresmikan W Super Club Makassar pada Tanggal 27 Mei 2024 dengan mengajak masyarakat Makassar berdansa hingga akhir zaman.

Dan mengingat bahwa masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar dikenal dengan masyarakat yang religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai dan budaya siri dan melebbi, maka MUI Sulawesi Selatan dengan ini menyatakan sikap:

Pertama, menolak hadirnya W Super Club Makassar sebagai pusat clubbing terbesar di Makassar.

Kedua, mengimbau kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperhatikan dan mengevaluasi izin W Super Club Makassar tersebut.

Mengingat jarak antara Masjid Kubah 99 Asmaul Husna yang sangat dekat. Hal ini akan mencederai ikon agamis yang sangat menarik pemandangan para wisatawan.

Ketiga, mengimbau kepada umat Islam bahwa memasuki tempat-tempat tersebut adalah haram, sebagaimana keharaman kemaksiatan lainnya, seperti makan bangkai, babi, perbuatan zina dan lain-lain.

Keempat, kepada para investor yang ingin membangun tempat-tempat seperti ini agar menghargai umat di sekitar, hendaknya mencari tempat yang tidak mengganggu ketentraman masyarakat.

Kelima, kepada pemerintah untuk membuat regulasi dan peraturan yang ketat dalam pemberian izin tempat-tempat hiburan, apalagi sebagai clubbing terbesar di suatu daerah. (ebs)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:39
06:50
07:02
10:03
00:42
00:45

Viral