Harta Suami Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Terancam Disita Buntut Pamer Paspor Inggris Anak, Hotman Paris: Bisa Digugat Perdata
- Instagram @hotmanparisofficial | @sasetyaningtyas
Jakarta, tvOnenews.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menanggapi kontroversi yang muncul setelah unggahan alumni beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas, viral di media sosial. Unggahan tersebut menampilkan paspor Inggris milik anaknya. Dia juga pamer sang anak kini berstatus warga negara Inggris.
Dalam pernyataannya, Hotman Paris mengkritik sikap Dwi Sasetyaningtyas yang dinilainya merendahkan Indonesia. Ia juga menyinggung kemungkinan langkah tegas yang dapat diambil oleh pihak berwenang, termasuk pembatasan akses masuk ke Tanah Air.
"Saya sarankan agar di komputer imigrasi, nama dua orang itu di-blacklist sehingga pada saat tiba nanti diperiksa dulu dua hari dua malam. Memang tidak diatur, tapi boleh dong sudah menghina negara," kata Hotman Paris, dalam tayangan YouTube Cumi-Cumi.
Selain itu, ia juga menyinggung kemungkinan jalur hukum perdata apabila kerugian yang ditimbulkan oleh Dwi Sasetyaningtyas tidak dapat diselesaikan secara langsung. Menurutnya, gugatan dapat diajukan hingga berujung pada penyitaan aset milik pihak terkait.
"Kalau dia enggak bisa ganti, bisa digugat perdata, bisa disita hartanya. Dia Rp 5 Miliar (jumlah uang yang harus diganti) lebih yang suaminya. Kalau istrinya enggak, sudah pulang. Kalau suaminya itu master dan katanya doktor juga. Jadi, bisa disita hartanya," katanya.
Kontroversi ini bermula dari unggahan video yang dipublikasikan oleh Dwi Sasetyaningtyas di akun Instagram dan Threads miliknya. Dalam video tersebut, ia menunjukkan surat dari otoritas di Britania Raya yang menyatakan anak keduanya telah resmi memperoleh status warga negara Inggris.
“I know the world seems unfair. Tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya dalam unggahan tersebut.
Pernyataan tersebut kemudian memicu perdebatan luas di media sosial. Banyak warganet menilai pernyataan itu tidak pantas diucapkan oleh Dwi Sasetyaningtyas yang pernah menerima beasiswa LPDP yang dibiayai oleh negara.
Perbincangan publik kemudian meluas, tidak hanya mengenai isi unggahan tersebut, tetapi juga mengenai kehidupan pribadi Dwi Sasetyaningtyas, sang suami Arya Irwantoro dan keluarganya. Status kewajiban pengabdian sebagai penerima beasiswa LPDP juga ikut menjadi sorotan.
Load more