news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapolda Sumbar Irjen Suharyono soal kematian Afif Maulana.
Sumber :
  • tim tvOne

Mulai Temui Titik Terang Kasus Kematian Afif Maulana, Kapolda Sumbar Irjen Suharyono Bersyukur Dapat Hadiah Ini

Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Suharyono mengungkan bukti scientific crime investigation terkait penyebab kematian Afif Maulana, yang jasadnya ditemukan.
Kamis, 4 Juli 2024 - 06:45 WIB
Reporter:
Editor :

Irjen Suharyono mengatakan Afif Maulana menanyakan waktu penyerangan kepada Aditya.

Sementara itu, dia menyebutkan Aditya meminta Afif Maulana agar datang ke rumahnya.

"Kemudian dijawablah oleh Aditya silakan datang ke rumah karena saya belum tahu jadwalnya. Karena ini ada Geng, empat geng yang terlibat di rencana pertempuran mereka Geng Cengkeh Raya, Geng Gaung Allstar, Geng Bandar Buat Misteri," paparnya.

Selanjutnya, Kapolda Sumbar mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi nama-nama yang ada dalam geng tersebut.

Dia menyebutkan kelompok Afif Maulana berkumpul di rumah Aditya sekira hingga pukul 01.30 WIB.

"Mereka berangkat menuju titik pertama yaitu ke Geng Cengkeh Raya, mereka berkumpul 15 sepeda motor di sana. Kemudian bergeser untuk menuju geng kelompok berikutnya yaitu 10 motor akhirnya 25 motor berkumpul yang isinya kurang lebih pesertanya ada 50 orang itu bergerak menuju kelompok yang akan diserang itu terjadi pada Minggu dini di atas jembatan Kuranji," urainya.

Suharyono mengatakan di jembatan tersebut terdapat tujuh anggota Polresta Padang, tetapi meminta bantuan Polda karena jumlah anggota geng terlalu banyak.

"Mengapa di situ berkumpul 37 polisi karena polisi yang dari Polresta itu kekurangan kekuatan, sehingga meminta bantuan ke Polda sejumlah 30 orang sehingga menjadi 37 orang untuk mengejar pelaku-pelaku calon tawuran ini yang jumlahnya kurang lebih 50 orang dengan menggunakan senjata tajam," imbuhnya.

Sebelumnya, kasus ini terkait penemuan mayat di permukaan sungai yang berada di bawah Jembatan Kuranji sekitar pukul 11.55 WIB pada Minggu (9/6/2024).

Jasad korban Afif Maulana yang ditemukan oleh warga sebagai saksi mata tersebut kemudian dilaporkan ke Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Kuranji.

Berdasarkan informasi tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pada saat kejadian sebelum jasad korban ditemukan, awalnya terjadi gesekan antara gerombolan sepeda motor dengan polisi yang sedang melaksanakan tugas.

Waktu itu segerombolan anak muda tengah konvoi di jalan menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam.

Personel Polda Sumbar yang melihat kejadian tersebut langsung mendekat untuk membubarkan, sekaligus mengamankan para pelaku karena diturunkan untuk mengantisipasi aksi tawuran yang marak terjadi di Padang.

Petugas kepolisian mengamankan belasan pelaku, puluhan senjata tajam yang berserakan di lokasi, termasuk motor milik korban Afif Maulana yang dikendarai oleh temannya.(lgn)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:37
01:32
02:27
01:02
01:24
05:18

Viral