- Dok. tvOnenews.com
Usai Tak Lagi Jadi Tersangka Kasus Vina Cirebon, Pakar Ekspresi Ungkap Hal yang Tersembunyi dari Tawa Pegi Setiawan, Ternyata...
"Ketika pers conference, kata-katanya tersusun dengan sangat baik. Pilihannya cuma dua probabilitas, sekali lagi bukan salah apa enggak. M Satu Pegi adalah orang yang sebetulnya cerdas yang tidak dia tampilkan dengan wajahnya seolah-olah biasa aja. Dia cerdas dengan pemilihan katanya,” kata Kirdi.
“Misalnya dia ditampilkan bahwa dia nggak ngerti apa-apa, dia orang yang sederhana, dia orang tidak bersalah segala macam. Saya cuma mau bilang bahwa bisa jadi iya, tapi dia tidak dia tidak bodoh, dia pintar dengan pemilihan kata-kata yang luar biasa,” sambungnya.
Hal lain yang menjadi sorotan bagi Kirdi berupa tawa Pegi Setiawan saat disinggung mengenai pengalamannya saat di bui.
Menurutnya tawa yang dilempar Pegi Setiawan saat ditanya soal penyiksaan yang diterimanya terlihat mengganjal hingga dinilai memiliki misteri yang tak diketahui publik.
"Ketika dia menjawab apa dia disiksa, kita lihat bahwa senyumannya itu lepas masih tidak tidak turun. Tidak ada perubahan bahwa dia takutkah atau marahkah, tidak muncul justru normal saja,” katanya.
Kasus Pembunuhan Vina dan Eky Terungkap
Kasus pembunuhan terhadap Vina dan Eky terjadi pada Agustus 2016 dengan pelaku geng motor di Cirebon, Jawa Barat.
Polresta Cirebon menetapkan 11 anggota geng motor sebagai tersangka kasus pembunuhan disertai pemerkosaan tersebut.
Sebelumnya kasus kematian Vina dan Eky ditengarai akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi.
Namun, sejoli muda itu ternyata menjadi korban pembunuhan sadis oleh geng motor tersebut.
Hingga saat ini terdapat tiga orang tersangka pembunuhan dan pemerkosaan yang masih buron usai 8 tahun kasus tersebut.
Polisi mengungkap ketiga pelaku yang buron itu beridentitas Andi (23), Dani (20), dan Pegi alias Perong (22).
Sementara 8 pelaku lain yang telah menjalani masa hukumannya yakni Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Hadi Saputra, Eko Ramadhani, Sudirman, Rivaldi Aditya Wardana, dan Saka Tatal.
Adapun Polda Jawa Barat secara mengejutkan menghapus dua nama DPO lainnya usai menangkap terduga otak pelaku pembunuhan yakni Pegi Setiawan alias Perong.
Diketahui, kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon diusut kepolisian usai adanya Laporan Polisi yang dibuat oleh Iptu Rudiana. (raa)