news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Prabowo Subianto..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Konon Prabowo Marah Luar Biasa karena Ada Manuver Revisi UU Pilkada, Tiada Hujan Dasco Tiba-Tiba Balik Badan, Oh Alasannya...

Presiden Terpilih Republik Indonesia Prabowo Subianto konon marah besar, karena adanya manuver revisi UU Pilkada sehari seusai putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 07:57 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Terpilih Republik Indonesia Prabowo Subianto konon sempat marah besar, karena adanya manuver revisi Undang-Undang (UU) Pilkada sehari setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Informasi itu disampaikan mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Hamid Awaluddin dalam program Gaspol di Youtube Kompas.com, Jumat (23/8).

Hamid mengatakan bahwa dirinya mendengar Prabowo marah besar, karena tiba-tiba ada manuver merevisi UU Pilkada tersebut dari Badan Legislasi DPR RI.

Kendati demikian, Hamid tidak bisa memastikan kabar yang dia dengar tersebut.

"Saya dengar pagi ini Pak Prabowo itu marah luar biasa ya karena kenapa tiba-tiba ada gerakan untuk merevisi
Undang-Undang ya, saya tidak tahu kebenarannya, saya dengar," kata Hamid.

Namun, Hamid sungguh yakin bahwa Prabowo benar-benar marah luar biasa. Hal itu, kata Hamid, merujuk kepada sikap Wakil Ketua DPR RI sekaligus politisi Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad yang secara  tiba-tiba mengumumkan pembatalan pengesahan revisi UU Pilkada.

"Makanya Dasco sebagai orang Gerindra tiba-tiba balik badan kan tiada hujan, tiada guntur, tiba-tiba balik gitu," ujar Hamid.

Hamid menambahkan, jika Prabowo benar marah luar biasa, menurut Hamid, hal itu sangat wajar, sebab, Ketua Umum Partai Gerindra itu tingga kurang dari dua bulan dilantik sebagai Presiden RI.

Adanya manuver revisi UU Pilkada itu, lanjut Hamid, bisa saja menjadi beban bagi Prabowo yang baru dilantik menjadi presiden nantinya.

"Tentu anda bertanya, kenapa ya? kalau memang itu cerita itu benar, Pak Prabowo bisa marah begitu, ya dia tidak mau menjadi beban ke depan. Ingat dia dilantik tinggal kurang dari dua bulan, ini beban ke depan dia," ujar Hamid.

Menurut Hamid, jika revisi UU Pilkada tetap dipaksa dilanjutkan, maka gelombang protes dari rakyat bakal terus ada dan tidak berhenti.

"Gelombang protes masih berlangsung kalau memang dipaksakan ya, tidak akan berhenti," ujar Hamid.

Diketahui, sehari setelah putusan MK atau Rabu (21/8), Baleg DPR RI langsung bermanuver berupaya menganulir putusan MK tersebut.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:10
01:39
06:50
01:36
07:02
10:03

Viral