news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wanita korban penganiayaan.
Sumber :
  • Instagram

Viral Oknum Polisi Diduga Aniaya Kekasih Hingga Memar, Polda Jabar Bergerak

Seorang wanita berinisial P lewat akun media sosialnya @prischalauraa_ prischalauraa_ mengungkapkan pengalaman penganiayaan yang dialaminya. Ia diduga dianiaya oleh oknum kepolisian yang bertugas di Polda Jawa Barat.
Rabu, 25 Desember 2024 - 15:45 WIB
Reporter:
Editor :

"Tapi pemukulan ini berlanjut dari bulan agustus sampai akhir oktober setelah dia pindah ke bandung. Di mana dia mertahanin aku bukan karna sayang tapi dia cuma takut kalo aku speak up ke orang orang," tambahnya.

Meskipun sudah terlanjur merasakan pahitnya cerita asmaranya itu kata dia, ia berharap tidak ada korban lagi atas penganiayaan yang dilakukan oknum kepolisian yang bertugas di Polda Jabar tersebut.

"Makanya setelah kejadian aku gamau visum bukan tanpa alasan tapi aku selalu di suap sama janji janji dan bodoh nya aku percaya, tapi ini bukan waktu nya untuk menyalahkan diri sendiri karna nasi sudah menjadi bubur. Tujuan aku speak up biar ga ada korban selanjutnya. Aku gabisa merubah apa yang sudah terjadi tapi semoga aku bisa merubah apa yang akan terjadi," pungkasnya.

Sementara itu, Polda Jawa Barat merespon langsung dugaan aksi penganiayan yang diduga dilakukan oleh oknum anggotanya yang tejadi beberapa bulan terakhir.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Jules Abraham Abast menyebut pihaknya saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap oknum yang diduga melakukan penganiayaan tersebut.

Abraham Jules menyampaikan oknum yang diduga berinisial A itu sedang diperiksa oleh Propam Polda Jabar.

"Terima kasih untuk informasinya. Saat ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Propam," kata Kombes pol Jules Abraham melalui keterangan tertulisnya, Rabu (25/12/2024).

Dia menyampaikan jika terbukti melakukan penganiayan itu, anggotanya yang berinisial A tersebut akan dilakukan diproses lebih lanjut.

"Kalau memang terbukti akan langsung diproses lanjut. Nanti akan diinformasikan kalau ada perkembangan," pungkasnya. (iah/ebs)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:01
01:52
05:54
07:49
05:37

Viral