- Kolase Tim tvOnenews
Terpopuler Sepekan: Guru Jember Viral dalam Video Syur Lulus PPPK sampai Ungkapan Bu Salsa Setelah Banyak Orang Lihat Videonya
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar soal guru asal Jember atau Bu Salsa yang viral gara-gara video syur dirinya atau video bugil menjadi topik yang paling banyak dibaca di kanal Nasional selama sepekan terakhir.
Artikel pertama yang paling banyak dibaca adalah soal kabar guru di Jember yang ternyata lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) setelah video syur dirinya viral.
Hal itu terungkap dalam berkas PPPK Pengumuman Nomor: 800.1.2.2/664/35.09.414/2025 dan sudah ditandatangani Plt Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Balaman pada 13 Februari 2025.
Tercatat ada 3.844 pelamar yang lulus dalam seleksi PPPK tersebut.
Perempuan yang dikenal juga sebagai Bu Salsa ini lolos di posisi tenaga teknis administrasi perkantoran di Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ambulu.
Diketahui sebelumnya, viral sebuah video syur menunjukkan perempuan menggunakan hijab berwarna salem berpose bugil atau tanpa busana.
Informasi kemudian beredar bahwa perempuan di dalam video itu bernama Salsa, yang berprofesi sebagai guru.
Profesi perempuan itu pun dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono.
Namun, Hadi mengatakan saat ini perempuan tersebut sudah mengundurkan diri dari posisinya.
"Dia guru tidak tetap dan sekarang sudah mengundurkan diri," ujar Hadi.
Baca berita selengkapnya di sini.
Sementara itu, artikel teratas kedua masih tentang video syur guru di Jember. Namun, kali ini adalah pernyataan yang akhirnya diungkapkan oleh Bu Salsa.
Setelah video syurnya viral dan membuat geger warga Jember, Bu Salsa sempat menghilang lebih dari sepekan.
Akhirnya, ia mengunggah video permintaan maaf dan mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan hal bodoh.
Di dalam video klarifikasinya, perempuan itu mengatakan telah ditipu oleh seorang di media sosial.
Isi chat dan foto vulgar yang dikirimkan Bu Salsa kepada kenalannya di media sosial itu ternyata disebar dan diperjualbelikan.
Ia mengaku tak bisa mengontrol video dan foto yang sudah diperjualbelikan itu.
Akhirnya, ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai guru bantu di salah satu sekolah.
"Dengan sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun, saya mengundurkan diri sebagai guru bantu," kata perempuan itu dalam video terbarunya.
Ia pun meminta agar semua orang tidak menghubung-hubungkan dirinya dengan instansi tempat dirinya pernah bekerja.
"Ini murni kebodohan saya. Ini pelajaran berharga bagi saya dan saya sangat jauh dari cerminan seorang guru," katanya.
Baca berita selengkapnya di sini. (nsi/aag/iwh)