news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

‘Darurat Kekerasan’, Mahasiswa UKI Tewas Diduga Korban Pengeroyokan, Rektor Bilang Begini….
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safitri

‘Darurat Kekerasan’, Mahasiswa UKI Tewas Diduga Korban Pengeroyokan, Rektor Bilang Begini…

Universitas Kristen Indonesia (UKI) masih menunggu pihak kepolisian dalam mengusut kasus tewasnya mahasiswa Fisipol bernama Kenzha Erzha Walewangko (22) yang diduga dikeroyok di area kampus pada Selasa (4/3/2025).
Sabtu, 8 Maret 2025 - 04:00 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Universitas Kristen Indonesia (UKI) masih menunggu pihak kepolisian dalam mengusut kasus tewasnya mahasiswa Fisipol bernama Kenzha Erzha Walewangko (22) yang diduga dikeroyok di area kampus pada Selasa (4/3/2025).

Rektor UKI, Dhaniswara K. Harjono mengatakan bahwa pihak yang terlibat pastinya akan dikenakan sanksi.

“Sementara ada hal yang sifatnya prive daripada institusi ini. Kita ada aturannya, kita ada etikanya. Dan kita lagi mengevaluasi. Siapa-siapa saja pihak yang terlibat tentunya ada sanksi. Sanksi yang harus kita berikan. Baik kepada mahasiswanya itu sendiri. Maupun juga mungkin dari sekuritinya kita juga akan evaluasi, kita lihat,” kata Dhaniswara, di UKI Jakarta Timur, pada Jumat (7/3/2025).

Sementara itu Dhaniswara belum menjelaskan secara detail mengenai sanksi yang akan diberikan nantinya. Namun dipastikan akan diberikan sanksi kepada pihak terlibat.

“(Yang terlibat dan terbukti) pasti ada sanksinya. (Sanksi paling berat) nanti kita lihat,” ucap Dhaniswara.

Diketahui, seorang mahasiswa UKI tewas usai diduga dikeroyok pada Selasa (4/3/2025) di lingkungan kampusnya sendiri.

Rektor Universitas Kristen Indonesia, Dhaniswara K. Harjono mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi pasca kejadian ini.

“Dan kami semua tentunya langsung melakukan evaluasi apa yang terjadi di kampus kita,” kata Dhaniswara, di UKI Jakarta Timur, pada Jumat (7/3/2025).

Selain itu Dhaniswara mengungkapkan juga akan mengevaluasi para sekuriti kampus yang bertugas mengawasi kegiatan masyarakat kampus.

“Kalau evaluasi pasti kita lakukan. Tapi kita gak mau lompat dulu kan hasil evaluasinya kita belum tahu. Sehingga tindakan apa yang akan kita lakukan, pengertian (sekuriti) tanggap ini maksudnya responsif, jadi merespons cepat sehingga semuanya sebenarnya bisa langsung dinetralisir,” ungkap Dhaniswara.

“Hanya memang kejadian rubuhnya (pagar) itu kan tentunya itu bagian yang dipelajari, dilihat oleh pihak polisian. Dan saya tidak mau masuk ke ranah itu. Karena penyelidikan dan penyidikan ini kan belum selesai di kepolisian,” sambungnya. (ars/raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral