- istimewa - istock photo
Ngeri, Demi Uang Rp100 Ribu, Preman Tanah Abang Bacok Seorang Pria
Jakarta, tvOnenews.com - Ngeri, diksi itu dialamatkan sebagian warga Tanah Abang pada insiden preman bacok seorang pria berinisial ARB (26).
Pasalnya, demi uang Rp100 ribu, preman tersebut nekat bacok ARB (26).
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim menjelaskan, seorang pria berinisial ARB (26) menjadi korban pembacokan setelah ditodong oleh dua orang preman.
Ironisnya, uang hasil kejahatan yang dirampas dari korban, sebesar Rp100 ribu digunakan oleh para pelaku untuk membeli minuman keras.
Tak hanya itu saja, AKBP Abdul Rahim, mengungkapkan bahwa korban sempat mempertahankan ponselnya yang juga menjadi target pelaku.
Namun, karena kalah jumlah dan diancam dengan senjata tajam, ARB akhirnya terpaksa menyerahkan uangnya. Meski demikian, pelaku tetap melakukan kekerasan dengan membacok korban di bagian kepala dan pinggang.
“Rp 100 ribunya diambil pelaku dan HP-nya juga ditarik. Korban berusaha mempertahankan HP-nya, tapi malah dibacok oleh salah satu pelaku,” ungkap AKBP Abdul Rahim yang dikutip pada Minggu, (9/3/2025).
Untuk diketahui, peristiwa ini menjadi viral di media sosial, setelah rekaman kejadian tersebar luas.
Dalam video tersebut, terlihat dua pria mengejar korban di tengah keramaian sekitar Stasiun Tanah Abang.
Salah satu pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dan langsung membacok korban tanpa ragu.
Usai menerima laporan dan melihat viralnya kejadian ini, Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat memburu para pelaku.
Dalam waktu kurang dari 24 jam, salah satu tersangka berinisial AI berhasil ditangkap.
“Betul, satu pelaku berhasil diamankan dengan inisial AI,” kata Abdul Rahim.
AI ditangkap pada Jumat 7 Maret sekitar pukul 01.30 WIB di Jalan Jati Baru, Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Sementara itu, satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
“Satu lagi masih kita kejar,” jelasnya.
- Warga Diminta Waspada! Premanisme Masih Marak
Kawasan Stasiun Tanah Abang memang dikenal sebagai salah satu titik rawan kejahatan jalanan di Jakarta Pusat.
Aksi penodongan, penjambretan, hingga pembacokan sering terjadi di sekitar lokasi ini, terutama pada malam hari.