- Istimewa
Dijadikan Sugar Baby dengan "Uang Jajan" Rp500 Juta per Bulan, Diduga Jadi Alasan Bu Salsa Guru di Jember Setor Video Syur ke Pacar Online-nya
Jakarta, tvOnenews.com - Dijadikan sugar baby dengan “uang jajan” Rp500 juta per bulan, diduga jadi alasan Bu Salsa guru di Jember setor video syur ke pacar online-nya.
Guru matematika berusia 22 tahun ini tergiur janji pacar online-nya.
Berdasarkan penuturan RK orang yang dicurhati Bu Salsa yang enggan disebutkan nama lengkapnya, Bu Salsa yang aktif di TikTok dan Instagram ini awalnya di direct message (DM) seseorang di akun Instagram-nya.
"Dia di DM seseorang yang mengaku pengusaha asal Kalimantan," kata RK, Selasa (11/3/2025).
Direct message tersebut, lanjut RK, terjadi pada 28 Oktober 2024. Namun, Bu Salsa tidak merespons.
Isi DM "sang pengusaha" itu berniat mengangkat Bu Salsa sebagai sugar baby dengan fasilitas apartemen, mobil dan uang bulanan Rp500 juta.
"Bu Salsa merespons dan membalas DM si pengusaha pada tanggal 1 November," jelasnya.
Balasan Bu Salsa membuat pengusaha tersebut mendapat angin segar. Dia langsung aktif merayu Bu Salsa hingga akhirnya mereka “berpacaran" online.
"Setiap detik, setiap menit, Bu Salsa dan pengusahanya itu berkomunikasi. Bahkan, jika 5 menit Bu Salsa tidak menjawab pesannya sang pengusaha, dia terus dicari," terangnya.
Komunikasi intens tersebut terjadi sejak tanggal 1 November hingga 8 November dan selama 24 jam tanpa terputus.
Selama delapan hari itu, sang pengusaha meminta Bu Salsa membuat video vulgar tanpa busana namun memakai kerudung. Tanpa curiga Bu Salsa menuruti semua kemauan sang pengusaha.
"Aslinya ada delapan video yang dibuat Bu Salsa. Namun, karena pengiriman video di Instagram berbatas waktu satu menit, video tersebut diedit, dipotong-potong menjadi beberapa video. Jadi kesannya video syur Bu Salsa yang beredar puluhan. Padahal video-video tersebut potongan dari delapan video," terangnya panjang lebar.
RK menyebut setiap kali sang pengusaha meminta video call, dia tidak kenal waktu.
Bahkan, saat Bu Salsa mengajar dan di sekolah permintaan sang pengusaha tidak boleh ditolak.
"Ada kan video saat di kamar mandi sekolah. Itu atas permintaan sang pengusaha,” ujar dia.