- ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Hercules Dikenal Punya Nyali Besar, Preman Tanah Abang itu Dulu Pernah Dapat Tugas Khusus dari Kopassus, Apa itu?
tvOnenews.com - Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario de Marshall alias Hercules kini tengah menjadi sorotan publik.
Namanya mendadak disorot setelah berseteru dengan sejumlah Purnawirawan TNI, Sutiyoso hingga Gatot Nurmantyo.
Sebelum akhirnya menduduki kursi sebagai Ketua Umum Ormas GRIB Jaya dan dikenal sebagai mantan preman Tanah Abang, Hercules pernah mendapat tugas khusus dari Kopassus. Seperti apa?
- Kolase ANTARA/Indrianto Eko Suwarso & Tim tvOnenews
Sebelum hijrah ke Jakarta, Hercules merupakan warga Timor Timur.
Melansir dari buku Kick Andy Kisah Inspiratif, Hercules sempat dipekerjakan sebagai tenaga bantuan untuk operasi militer di Timor Timur.
Ia bahkan pernah dipercaya untuk menangani logistik Kopassus.
“Di sana saya membantu segala-galanya, hingga memegang gudang logistik Kopassus," ujar Hercules.
Perjalanan hidup Hercules memasuki babak baru ketika pindah ke Jakarta.
Awalnya, alasan Hercules datang ke Ibu Kota adalah untuk menyembuhkan tangannya yang terluka.
Dia pun dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto (RSPAD).
Tangan yang terluka itu kemudian diamputasi. Sayangnya, Hercules enggan menjelaskan terkait penyebab cederanya itu.
Merasa tidak tahan dalam perawatan di RSPAD, Hercules kabur dan hidup menjadi gelandangan hingga akhirnya terdampar di Tanah Abang.
"Saya mau mandiri. Tiba di Tanah Abang, saya tinggal di kolong jembatan," kata Hercules dikutip dari buku Kick Andy Kumpulan Kisah Inspiratif.
Gara-gara hal itulah Hercules selalu membawa golok panjang. "Daripada dibunuh, lebih baik saya bunuh duluan," katanya.
"Bahkan waktu itu, setiap malam saya tidur dengan golok selalu siap di tangan. Kondisi waktu itu sangat rawan. Lengah sedikit, lawan akan menyerang," lanjutnya.
Kehidupan Hercules sebagai preman dimulai dengan penuh tantangan. Pada awalnya, ia belum begitu disegani dan sering mendapat perlawanan dari preman lain.
Namun, seiring berjalannya waktu, namanya semakin ditakuti dan dihormati. Ia bahkan dijuluki sebagai preman yang tak kenal takut berkat segudang pengalaman mengerikannya.