Usai pentelan GRIB Jaya GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules dilaporkan anak Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriani ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyekapan
Di balik keberanian Ilma Sani melaporkan pentolan GRIB Jaya, Hercules, ternyata ada sejumlah ormas Islam yang menamakan diri sebagai Koalisi Ormas Islam untuk
Kasus dugaan intimidasi oleh Ketua Umum GRIB Jaya Hercules kepada Ilma Sani Fitriana, putri dari penulis Ahmad Bahar, kini memasuki babak baru di ranah hukum...
Belakangan ini publik dikejutkan dengan polemik pentolan GRIB Jaya Hercules vs Ahmad Bahar dan anaknya Ilma Sani. Pasalnya, Ahmad Bahar dan anaknya Ilma Sani
Mencuat pengakuan mengejutkan Ilma Sani Fitriana, Anak penulis Ahmad Bahar yang diduga diintimidasi Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshal alias Hercules dan
Kuasa hukum, Gufroni mengatakan rangkaian peristiwa yang dialami kliennya bermula ketika rumah Ilma didatangi dan dikepung sejumlah orang diduga anak buah Hercules.Â
Marcel menilai sejumlah tudingan yang disampaikan Ahmad Bahar dan Ilma tidak sesuai fakta. Ia membantah adanya tindakan seperti penculikan maupun ancaman bersenjata sebagaimana disebutkan pihak pelapor.
Juru Bicara DPP ormas GRIB Jaya membantah pimpinannya, Hercules Rosario Marshal melepaskan 2 tembakan saat putri penulis Ahmad Bahar, F berada di markasnya.
Ilma Sani Fitriana, anak penulis buku Ahmad Bahar diduga diintimidasi dan mengingat Ketum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal 2 kali tembak pakai pistol.
Anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana, melayangkan laporan terhadap Hercules dan anggota GRIB Jaya ke Polda Metro Jaya, pada Jumat (22/5/2026). Hercules
Perempuan berinisial F, putri dari Ahmad Bahar, mengaku mendapat tindakan-tindakan intimidatif dari Hercules. Salah satunya adalah disuruh melepas hijabnya.
Hercules dan GRIB Jaya kembali menjadi sorotan setelah diduga melakukan penyekapan terhadap putri penulis Ahmad Bahar. Apa yang terjadi? Berikut kronologinya.
Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.
Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026).
Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penentuan logo kali ini libat
Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo menyebut keberhasilan Timnas Voli Indonesia menjuarai AVC Men's Cup 2026 bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, prestasi bersejarah tersebut lahir dari proses panjang yang telah dipersiapkan dengan matang.