- tvOnenews
Sebut Hercules Bekas Pahlawan, Hendropriyono Ungkap Mantan Preman Tanah Abang Itu Sosok Kepercayaan TNI sampai Jadi Satu-Satunya yang...
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono menanggapi soal ketegangan yang terjadi pada Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario Marshal.
Hercules sebelumnya jadi sorotan usai menyebut mantan Gubernur Jakarta Sutiyoso sebagai purnawirawan TNI yang 'bau tanah'. Hal itu lalu membuat mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo Geram.
Bahkan, Gatot sampai menyebut Hercules sebagai preman yang menggunakan pakaian ormas.
"Kamu itu kan preman memakai pakaian ormas. Saya bisa buktikan kau itu preman," kata Gatot.
Menambah polemik yang kian terjadi, Hercules pun angkat bicara soal tudingan yang diarahkan kepadanya oleh Gatot.
Ia menegaskan tak takut dengan mantan Panglima TNI itu. Dirinya juga tak mau meminta maaf karena merasa tidak salah.
"Saudara Gatot Nurmantyo. Saya tidak takut sama Anda. Saya tidak menghargai anda. Kenapa bengis banget, aku salah apa? Aku enggak punya salah sama Pak Gatot lho," ujarnya.
Dirinya tak habis pikir kenapa mantan Panglima TNI itu bisa begitu marah kepadanya.
Ia pun mengaku menjadi manusia yang memiliki banyak kesalahan. Namun, dirinya terus berusaha untuk menjadi lebih baik.
"Aku juga manusia biasa. Aku sekarang ini memperbaiki diri untuk jadi orang baik," katanya.
Di satu kesempatan, Hercules pun berharap agar ia dan Gatot bisa saling introspeksi diri dan mengoreksi kesalahan masing-masing.
Menurutnya, saat ini yang terpenting adalah kemajuan Bangsa Indonesia, bukanlah perpecahan.
"Minimal Pak Gatot mengoreksi statement-statement itu dan saya juga menahan diri dan memperbaiki kesalahan saya. Kalau bisa, mari kita saling memaafkan. Negara ini negara hukum. NKRI harga mati," ujarnya menambahkan.
Di kesempatan berbeda, Mantan Kepala BIN Hendropriyono memberikan pembelaan terhadap Hercules.
Ia bahkan menyinggung bahwa Hercules adalah bekas pahlawan yang banyak berjasa bagi Indonesia.
"Ini bukan bekas teroris, ini bekas pahlawan yang sebenarnya harus kita bina secara sistemik," kata Hendropriyono, dalam tayangan YouTube Rhenald Kasali, dikutip Senin (5/5/2025).
Purnawirawan TNI ini pun mengatakan, ketika pecah konflik di Timor Timur yang kini menjadi Timor Leste, Hercules telah menjadi kepercayaan para tentara.