- Istimewa
Kasus Kematian Arya Daru Seret Satuan TNI, Keluarga Curiga Ada Kaitan dengan Sosok Wanita Inisial V Istri Anggota TNI...
Jakarta, tvOnenews.com - Keluarga diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan terus berjuang mencari keadilan.
Mulai dari menyurati Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, meminta bantuan TNI, hingga memohon perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Bukan tanpa sebab, kematian Arya Daru Pangayunan yang ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kosnya di Gondangdia, Jakarta Pusat pada Juli 2025 lalu masih menyisakan misteri besar.
Meski pihak kepolisian mengungkapkan bahwa diplomat asal Yogyakarta itu meninggal tanpa adanya keterlibatan pihak lain atau bunuh diri.
- dok.kolase tvOnenews.com/tiktok rhana mua
Namun, keluarga meragukan hal tersebut, terlebih dengan sejumlah kejanggalan yang terjadi setelah kematian sang diplomat. Kini pihak keluarga tak ingin tinggal diam.
Tak main-main, enam anggota keluarga Arya Daru resmi meminta perlindungan ke LPSK.
Langkah itu diambil usai keluarga menemukan sederet kejanggalan misterius setelah pemakaman Arya.
Mulai dari pesan aneh berbentuk simbol tak lazim hingga bunga di makamnya yang tiba-tiba berganti tanpa sepengetahuan pihak keluarga.
Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias, membenarkan kabar tersebut.
Ia mengungkap, pengajuan perlindungan keluarga Arya Daru dilakukan akhir Agustus lalu dan masih dalam proses verifikasi administrasi.
“Benar ada permohonan dari keluarga almarhum ADP kepada LPSK,” kata Susi kepada wartawan, Kamis (11/9/2025).
“Keluarga sampaikan juga ada kejanggalan-kejanggalan mengenai ada pihak-pihak yang mengirimkan pesan melalui simbol-simbol yang tidak umum atau tidak dapat dipahami serta makam almarhum yang diganti bunganya," tambahnya.
Upaya pihak keluarga dalam mencari keadilan demi bisa mengungkap misteri kematian Arya Daru tak berhenti di situ.
Pihak keluarga memohon bantuan pengusutan kasus kematian Arya Daru kepada pihak TNI.
Kuasa hukum keluarga Arya Daru, Nicholay Aprilindo menjelaskan kepada publik maksud dan tujuan dari pihak keluarga meminta TNI untuk mengusut kasus ini.
Melalui tayangan dalam YouTube METRO TV, Nicholay Aprilindo mengatakan pihak keluarga Arya Daru menilai TNI tidak dilarang untuk membantu tugas kepolisian.