- Aldi Herlanda/tvOnenews
Gen Z Sentil Pramono soal Harga Rumah Mahal di Jakarta: Mungkin Bisa Adopsi Program Ridwan Kamil
Jakarta, tvOnenews.com - Yosafat (27), satu warga Jakarta ini mengaku tidak sependapat dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menyebut banyak anak muda menunda menikah karena belum punya rumah.
Menurutnya, Pramono seharusnya mencari solusi atas permasalahan tersebut jika menganggap masalah rumah sebagai faktor anak muda belum menikah.
“Gue kurang setuju, karena menurut gue realitanya kan memang rumah tanah gitu udah semakin mahal di Jakarta. Dan anak-anak muda itu sudah mulai berdamai kalau misalkan nikah itu enggak harus punya rumah dulu,” kata Yosafat kepada tvOnenews, Minggu (14/9/2025)
“Kalau menurut gue juga, Pramono sebagai gubernur, sebagai kepala daerah, kalau misalkan menganggap itu faktor utama atau faktor kuat kenapa anak muda belum nikah karena belum punya rumah, ya dia harusnya bisa cari solusi,” sambungnya.
Yosafat mengatakan, ada banyak hal yang bisa dilakukan Pramono untuk membuat Kota Jakarta ramah untuk menjadi tempat tinggal bagi semua kelompok masyarakat.
Salah satu program yang dapat dilakukan, kata Pramono, ialah menyediakan rumah susun (rusun).
Yosafat menyebut membangun rusun di atas mal atau stasiun bisa menjadi solusi jika tanah kosong di Jakarta tidak tersedia. Ide tersebut juga pernah dilontarkan oleh mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
“Misalkan solusinya bikin rumah tingkat rusun kayak ide-idenya Ridwan Kamil di atas stasiun kah atau bikin rumah tingkat di atas mal,” tuturnya.
“Menurut gue, Pramono harus bikin program yang memang anak-anak muda itu di Jakarta bisa tinggal di Jakarta. Entah harus mengadopsi dari programnya Ridwan Kamil atau bikin program sendiri,” lanjut pegawai swasta itu.
Dia berharap Pramono bisa peka terhadap permasalahan yang dihadapi warganya, terkhusus persoalan tempat tinggal.
“Menurut gue, Pramono harus peka terhadap ini sih. Karena kan dia punya anggapan kayak gitu, ya harusnya dia sebagai kepala daerah juga punya solusinya,” tandas Yosafat. (saa/iwh)