- tvOnenews.com/Rika Pangesti
Tangis Bayi di Kepungan Gas Air Mata, Warga Petamburan Selalu Jadi Korban Ricuh Demo DPR
Jakarta, tvOnenews.com – Bentrok antara massa aksi unjuk rasa dengan aparat di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta menyisakan duka bagi warga sipil.
Di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, seorang nenek, serta dua anak kecil; balita dan bayi menjadi korban paparan gas air mata.
Mereka bahkan harus dirawat di rumah sakit karena mengalami gangguan pernapasan.
Tim tvOnenews.com mendatangi langsung kediaman satu keluarga yang menjadi korban tembakan gas air mata itu.
Rani Afriani (30), seorang ibu rumah tangga di RT 010, RW 07, Kelurahan Petamburan-lokasi yang biasa menjadi tempat pelarian pendemo-masih mengingat jelas malam penuh kepanikan itu.
Saat gas air mata ditembakkan ke arah permukiman, keluarganya yang sedang beristirahat langsung sesak napas.
Suara tangis bayi dan batuk balita menggema di gang sempit Petamburan, Jakarta Pusat, tepatnya di pinggir rel kereta api jalur Tanah Abang-Rangkasbitung.
“Anak-anak lagi tidur, tiba-tiba asap masuk. Panas badannya, batuk, sampai napasnya bunyi ngik-ngik. Semua kena, bahkan neneknya juga,” tutur Rani saat ditemui tvOnenews.com di kediamananya, Jumat (19/9).
Bayi dan Balita Dilarikan ke RS
Balita Rani harus dirawat di Rumah Sakit Bhakti Mulia selama lima hari akibat terdapat bakteri di paru-parunya, sehingga mengalami gangguan pernapasan.
"Yang balita rewel bilang sakit, perih matanya, hidungnya, enggak bisa nafas, badannya panas. Sampai sekarang batuknya masih," ungkapnya.
Sementara, bayinya sempat demam tinggi hingga dibawa ke bidan terdekat. Bayi perempuan bernama Safira itu kini harus menjalani terapi uap tiga kali sehari.
"Kalau nggak uap, langsung sesak. Biayanya lumayan, sampai Rp300 ribu,” ucap Rani.
Suaranya sempat hilang, batuk tak kunjung reda, dan biaya pengobatan menembus ratusan ribu rupiah.
“Malam itu panik. AC nggak membantu, asap makin pekat. Kalau nggak cepat dibawa, mungkin lebih parah,” tambahnya.
Suasana wilayah RW 07, Kelurahan Petamburan, Jakarta Pusat yang kerap jadi jalur pelarian massa aksi unjuk rasa yang ricuh di depan Gedung DPR RI. (Foto: tvOnenews.com/Rika Pangesti)