news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Konferensi Pers Penanggulangan KLB pada Program Prioritas Makan Bergizi Gratis yang dihadiri oleh beberapa Menteri, Jakarta, Minggu, (28/9/2025).
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOne

Kasus Keracunan MBG Terus Meluas, Pemerintah Akhirnya Tutup SPPG Bermasalah Sementara Waktu

Pemerintah Pusat menutup sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terindikasi bermasalah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Minggu, 28 September 2025 - 16:40 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah pusat mengambil langkah tegas menutup sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terindikasi bermasalah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keputusan ini diambil usai Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat darurat setibanya di Tanah Air usai lawatan ke beberapa negara.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa langkah tersebut menjadi bagian dari upaya evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola MBG.

Anggota TNI bersama relawan mengevakuasi korban keracunan di Posko Penanganan di Kantor Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (24/9).
Sumber :
  • Antara

 

“Pertama SPPG yang bermasalah ditutup untuk sementara, dilakukan evaluasi dan investigasi,” kata Zulhas dalam konferensi pers di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Minggu (28/9/2025).

Menurutnya, evaluasi tidak hanya menyasar lokasi kejadian keracunan, tetapi seluruh jaringan SPPG.

Aspek yang diperiksa meliputi kedisiplinan tenaga kerja, kualitas juru masak, peralatan makan, hingga sistem sanitasi dan sumber air.

“Salah satu evaluasi yang utama adalah mengenai kedisiplinan, kualitas, kemampuan, juru masak tidak hanya di tempat yang terjadi, tapi di seluruh SPPG,” ujarnya.

Zulhas menambahkan, pemerintah mewajibkan sterilisasi peralatan makan serta perbaikan standar sanitasi di setiap titik penyelenggaraan MBG.

Konferensi Pers Penanggulangan KLB pada Program Prioritas Makan Bergizi Gratis yang dihadiri oleh beberapa Menteri, Jakarta, Minggu, (28/9/2025)
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOne

 

“Diwajibkan untuk sterilisasi seluruh alat makan dan proses sanitasi diperbaiki, khususnya kualitas air dan algoritma. Itu antara lain, semua dievaluasi dan diinvestigasi,” tegasnya.

Sebelumnya, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mendesak agar program MBG dihentikan total. Koordinator JPPI, Ari Hardianto, menyebut masalah yang muncul bukan sekadar teknis, melainkan sistematis.

“Kami sampaikan kepada Pak Prabowo, pertama hentikan program MBG sekarang juga. Ini bukan kesalahan teknis tapi kesalahan sistem, karena kejadiannya menyebar di beberapa daerah,” kata Ari dalam rapat bersama Komisi IX DPR, Senin (22/9/2025).

Data JPPI mencatat, hingga 21 September 2025 sudah terdapat 1.092 kasus keracunan siswa akibat MBG, setelah sebelumnya pada 14 September tercatat 5.360 kasus. (agr/muu)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:15
05:13
01:54
02:04
01:04
05:37

Viral