News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Keracunan Menu MBG, Sebanyak 22 Siswa SD di Rembang Dilarikan ke Puskesmas

Sebanyak 22 siswa SD Negeri Balongmulyo, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan massal pada Selasa (21/4/2026).
Selasa, 21 April 2026 - 20:48 WIB
Siswa SDN Balongmulyo, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, saat menjelani perawatan di Puskesmas 2 Kragan, Selasa (21/4/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Rembang, tvOnenews.com – Sebanyak 22 siswa SD Negeri Balongmulyo, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan massal pada Selasa (21/4/2026).

Para siswa mengeluhkan mual dan pusing usai menyantap menu dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Gejala mulai dirasakan para siswa sesaat setelah mereka mengonsumsi susu yang menjadi bagian dari menu tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siswa yang mengeluhkan mual dan pusing kemudian dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas 2 Kragan untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah satu siswa, Ajeng Sivana Alza, mengaku merasakan sesak di dada dan pusing tak lama setelah meminum susu yang dihidangkan. Ia menyebut rasa susu tersebut cenderung tidak biasa.

“Tadi dapat menu MBG susu, kelengkeng, telur, nasi, sayuran, sama tempe tahu. Tadi yang aku makan nasi, susu sama kelengkeng. Yang saya makan habis cuma nasi sama kelengkeng. Kalau susunya cuma dirasa sedikit terus langsung dibuang karena rasanya kecut (asam)," kata Ajeng Sivana Alza.

“Tadi setelah minum susu dada sesak, perut (sakit), muntah dan kepala pusing. Sekarang sudah enakan sedikit,” lanjut dia.

Kepala Puskesmas 2 Kragan, dr. Arif Rahman Hakim, mengungkapkan pihaknya tengah menangani 22 siswa secara intensif. Dari jumlah tersebut, mayoritas siswa masih menjalani perawatan lebih lanjut.

"Tadi totalnya ada 22 (siswa), tapi yang kita rawat lanjutan ada sekitar 17. Yang kita pulangkan ada 5 orang, kondisinya sudah bagus. Keluhannya dari soal muntah sama sakit perut,” ujar dr. Arif Rahman Hakim.

Terkait penyebab pasti keracunan, pihak Puskesmas bersama otoritas kesehatan terkait masih melakukan pendalaman dan penelitian lebih lanjut. Fokus pemeriksaan saat ini tertuju pada seluruh komponen menu MBG yang dikonsumsi siswa hari ini.

“Dugaan sementara dari makanan yang diberikan tadi, program MBG tadi pagi,” ucapnya.

Dugaan sementara mengarah pada produk susu yang dibagikan, lantaran sejumlah siswa mengeluhkan rasa susu yang sudah berubah menjadi asam saat dikonsumsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampel makanan dan susu telah diambil untuk dilakukan uji laboratorium guna memastikan kandungan di dalamnya.

"Sementara itu (keracunan), tapi belum pasti, nanti hasilnya masih kita tangani lebih lanjut,” pungkas dia. (arm/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gibran Cek Pembangunan Rusun ASN di Papua Tengah, Tiap Unit sudah Diisi Perabotan

Gibran Cek Pembangunan Rusun ASN di Papua Tengah, Tiap Unit sudah Diisi Perabotan

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Rumah Susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Senin (20/04/2026).
Berita Foto: Potret Calon Jemaah Haji Jalani Pemeriksaan di Asrama Haji Pondok Gede

Berita Foto: Potret Calon Jemaah Haji Jalani Pemeriksaan di Asrama Haji Pondok Gede

Calon jemaah haji mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan, verifikasi dokumen, serta pengumpulan koper sebelum keberangkatan di Asrama Haji Pondok Gede, Selasa (21/4/2026).
147 Tahun Kartini, Perempuan Indonesia Hadapi Tantangan Baru di Era Digital

147 Tahun Kartini, Perempuan Indonesia Hadapi Tantangan Baru di Era Digital

147 tahun sejak Raden Ajeng Kartini menghirup napas pertama di Jepara, denyut gagasannya masih terasa di langkah perempuan Indonesia hari ini.
Max Verstappen Diprediksi Pensiun Lebih Cepat, Mantan Juara Dunia: Dia Tidak Akan Ambil Cuti Lalu Kembali Balapan

Max Verstappen Diprediksi Pensiun Lebih Cepat, Mantan Juara Dunia: Dia Tidak Akan Ambil Cuti Lalu Kembali Balapan

Masa depan Max Verstappen di Formula 1 kembali menjadi sorotan setelah gagal bersaing di awal musim 2026.
Dua Tim Ini Dipastikan Tidak Akan Rekrut Megawati Hangestri untuk V League Musim Depan, Keduanya Telah Resmi...

Dua Tim Ini Dipastikan Tidak Akan Rekrut Megawati Hangestri untuk V League Musim Depan, Keduanya Telah Resmi...

Setelah resmi mendatangkan bintang Red Sparks, Jung Ho-young, Pink Spiders masih belum berhenti bergerak di bursa transfer menyambut V League musim depan .
Erick Thohir Bekukan Sementara Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Keturunan Grade A Ini Malah Berpotensi Dicaplok Negara Lain

Erick Thohir Bekukan Sementara Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Keturunan Grade A Ini Malah Berpotensi Dicaplok Negara Lain

Erick Thohir tutup pintu naturalisasi Timnas Indonesia demi John Herdman. Dampaknya, pemain keturunan "Grade A" Eropa kini terancam dicaplok oleh negara lain.

Trending

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Kawasan wisata Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung menjadi fokus utama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. 
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri dikabarkan bakal kembali ke Liga Voli Korea 2026-2027 dan kini diberi julukan baru oleh Media Korea. Simak selengkapnya.
Singgung Para Pemain Timnas Indonesia, Jurnalis Belanda Marah Besar Eks Feyenoord Dukung NAC Breda

Singgung Para Pemain Timnas Indonesia, Jurnalis Belanda Marah Besar Eks Feyenoord Dukung NAC Breda

Jurnalis Belanda marah besar eks Feyenoord mendukung NAC Breda soal kasus skandal paspor. Hal ini telah merugikan banyak pihak termasuk para pemain Timnas Indonesia.
Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi memberikan apresiasi tinggi kepada Bagas, siswa SD di Sukabumi yang semangat berjuang melawan kanker darah. Seperti apa kish inspiratifnya? Simak!
Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Saat ini, pemerintah tengah merampungkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewarganegaraan yang membuka peluang bagi penerapan dwi kewarganegaraan terbatas. Regulas
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT