news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG)..
Sumber :
  • Antara

Kepala BGN Ungkap Sudah Produksi 1,8 Miliar Porsi MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan pemerintah telah memproduksi sebanyak 1,8 miliar porsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rabu, 12 November 2025 - 13:49 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan pemerintah telah memproduksi sebanyak 1,8 miliar porsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini diungkapkan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (12/11/2025).

“Sampai hari ini kita sudah memproduksi total 1,8 miliar porsi makan dan alhamdulilah sebagian besar berjalan dengan baik,” ungkap Dadan.

Sementara itu, jumlah penerima MBG per 11 November 2025 telah mencapai 41.630.942 orang. Angka tersebut telah melebihi 50 persen dari target tahun 2025.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana hadiri rapat Komisi IX DPR di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (12/11/2025).
Sumber :
  • Syifa Aulia-tvOne

 

“Jadi ini sudah bervariasi, jadi itu mencakup total 420.451 kelompok yang sudah kita capai dan seluruh penerima manfaat, alhamdulillah sudah melebihi 50 persen dari total target kita tahun 2025,” jelasnya.

Dadan pun memaparkan penerima MBG mulai dari bayi di bawah 5 tahun sudah mencapai 1,8 juta orang, pendidikan anak usia dini 1,1 juta orang, raudhatul athfal 626 ribu orang, taman kanak-kanak 1,9 juta orang.

Kemudian, siswa sekolah dasar kelas 1-3 berjumlah 7,7 juta orang, sekolah dasar kelas 4-6 sebanyak 7,75 juta orang.

“Kemudian ada kelompok ibu hamil itu sudah mencakup 267 ribu, ibu menyusui 599 ribu, dan sudah ada sekolah luar biasa yang kami layani ada 77 ribu,” kata Dadan.

Lalu, pondok pesantren hampir 316 ribu siswa, seminari sebanyak 979 penerima, dan di pusat kegiatan belajar masyarakat ada 97 ribu penerima.

“Jadi itu mencakup total 420.451 kelompok yang sudah kita capai dan seluruh penerima manfaat. Alhamdulillah sudah melebihi 50 persen dari total target kita tahun 2025,” kata Dadan. (saa/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral