- Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar
Menteri ESDM Bahlil Sebut Peresmian RDMP Balikpapan Tinggal Tunggu Jadwal Presiden Prabowo
Jakarta, tvOnenews.com — Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memastikan proyek strategis nasional Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kilang Balikpapan, Kalimantan Timur, secara teknis telah siap beroperasi.
Namun, peresmian proyek tersebut masih menunggu waktu Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Kita harus menyesuaikan dengan jadwal Bapak Presiden. Kita ingin Bapak Presiden yang akan meresmikan,” ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Rabu (17/12/2025).
Bahlil menegaskan tidak ada kendala substansial dalam proyek RDMP Balikpapan. Seluruh aspek operasional, teknis, hingga standar keselamatan kilang, kata dia, telah terpenuhi. Mundurnya peresmian disebut murni persoalan teknis dan penyesuaian agenda.
“Kita tunggu saja, persoalannya cuma persoalan teknis bukan lain-lain. Kita tunggu saja dan insya Allah bulan-bulan ini kita usahakan bisa selesai,” ujarnya.
RDMP Balikpapan merupakan salah satu proyek kunci pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada energi nasional. Melalui PT Pertamina, pemerintah menargetkan kilang ini menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri.
Dengan proyek RDMP, Kilang Balikpapan akan memiliki kapasitas pengolahan hingga 360 ribu barel minyak per hari. Angka tersebut setara dengan sekitar 22–25 persen atau hampir seperempat dari total kebutuhan energi nasional.
Selain BBM dan LPG, kilang ini juga akan menghasilkan produk petrokimia sekitar 283 ribu ton per tahun. RDMP Balikpapan juga ditargetkan meningkatkan kualitas BBM nasional menjadi setara standar Euro V dengan kandungan sulfur 10 ppm, dari sebelumnya Euro II.
Peningkatan kapasitas dan kualitas ini diharapkan mampu mendongkrak yield valuable product kilang hingga 91,8 persen. Dengan begitu, Kilang Balikpapan diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama industri pengolahan energi nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM.(agr/ree)