news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi kapal minyak.
Sumber :
  • Istimewa

Pengapalan Minyak Mentah 1 Juta Barel dari Aljazair Jadi Langkah Strategis Tekan Ketergantugan Impor

Pertamina melakukan serangkaian langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan impor.
Minggu, 28 Desember 2025 - 02:35 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pertamina melakukan serangkaian langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan impor.

Langkah startegis yang dialkukan diantaranya melalui pengapalan satu juta barel minyak mentah hasil produksi Pertamina dari Aljazair ke Indonesia.

Pakar Energi Universitas Andalas, Muhammad Makky mengatakan perlu adanya dukungan penuh terkait Langkah startegis berupa kerjasama tingkat internasional yang dilakukan Pertamina tersebut.

“Adanya kerja sama ini tentunya akan memperkuat ketahanan energi nasional dan menjadi sumber kekuatan baru energi Indonesia. Langkah Pertamina harus didukung penuh karena kebutuhan energi kita sangat banyak, dan kerja sama ini membantu kebutuhan kilang dalam negeri yang selama ini sangat dibutuhkan,” kata Makky kepada awak media, Jakarta, Sabtu (27/12/2025).

Bukan hanya memperkuat ketahanan energi nasional, Makky turut menilai langkah yang dilakukan Pertamina juga turut berdampak positif terhadap Indonesia di internasional.

Sebab, dirinya menilai keberhasilan Pertamina mengelola aset energi di luar negeri menunjukkan kapasitas perusahaan sebagai pemain penting di sektor energi global.

“Ini akan menjadi perhitungan negara-negara lain bahwa Pertamina memiliki peran dalam energi. Kerja sama ini menjadi branding yang kuat bagi Pertamina agar bisa bersaing di pasar global, sekaligus menjaga ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan impor,” katanya.

Di sisi lain, Pakar Energi Universitas Trisakti, Willy Arafah mengungkap langlah perdana berupa pengapalan satu juta barel minyak mentah itu sebagai capaian yang krusial.

Pasalnya, langkah strategis ini dinilai menunjukan kemampuan Pertamina dalam mendiversifikasi sumber pasokan energi.

“Capaian Pertamina dalam mengangkut satu juta barel minyak mentah dari Aljazair merupakan langkah krusial untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mendiversifikasi sumber pasokan dan mengurangi ketergantungan, serta berkontribusi pada stabilitas pasokan energi domestik,” jelas Willy.

Ia juga menekankan bahwa pengapalan minyak tersebut menegaskan komitmen Pertamina untuk mengutamakan pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri, yang menjadi fondasi penting bagi stabilitas energi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Lebih lanjut, Willy menilai kerja sama jangka panjang Pertamina dengan perusahaan energi nasional Aljazair, Sonatrach, termasuk perpanjangan kontrak kerja sama (PSC) di Blok 405A, memiliki arti strategis bagi keberlanjutan pasokan minyak mentah ke kilang domestik.

“Perpanjangan PSC dan pengapalan minyak ini sangat penting untuk memastikan pasokan minyak mentah yang konsisten bagi industri kilang domestik dan mengurangi risiko gangguan pasokan,” ujarnya.

Menurut Willy, langkah internasional Pertamina tersebut tidak hanya memperluas jaringan global perusahaan, tetapi juga berkontribusi langsung pada upaya mengurangi ketergantungan impor minyak di masa depan.

“Diversifikasi sumber pasokan melalui aset luar negeri seperti di Aljazair akan meningkatkan kemandirian energi nasional dan memperkuat posisi Pertamina sebagai pemain energi global,” pungkasnya.(raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:24
02:55
12:57
05:11
03:43
01:21

Viral