news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Warga Jakarta dan sekitarnya merayakan Tahun Baru 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis, 1 Januari 2026.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Sudin LH Jaksel Angkut 14,5 Ton Sampah Usai Tahun Baru 2026, Mayoritas Sampah Anorganik

Sudin LH Jakarta Selatan mengangkut 14,5 ton sampah sisa Tahun Baru 2026. Mayoritas sampah anorganik dipilah untuk didaur ulang dan kurangi beban TPA.
Jumat, 2 Januari 2026 - 13:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Selatan mencatat volume sampah sisa perayaan Tahun Baru 2026 mencapai 14,5 ton. Seluruh sampah tersebut diangkut untuk kemudian dipilah dan dikelola, baik melalui daur ulang, pemanfaatan kompos, hingga pembuangan residu ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang.

Kepala Sudin LH Jakarta Selatan, Dedy Setiono, menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan estimasi total sampah yang terkumpul dari berbagai titik keramaian selama malam pergantian tahun.

“Estimasi sampah tahun baru sekitar 14,5 ton,” kata Dedy saat dihubungi di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Menurut Dedy, mayoritas sampah yang diangkut merupakan sampah anorganik, seperti botol plastik bekas air mineral, kemasan makanan, serta boks makanan sekali pakai yang banyak digunakan masyarakat saat merayakan malam tahun baru.

Usai pengangkutan, petugas Sudin LH langsung melakukan pemilahan sampah sesuai jenisnya. Sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomis akan dipisahkan untuk dimanfaatkan kembali melalui mekanisme daur ulang.

“Untuk sampah anorganik yang masih memiliki nilai, akan dipilah oleh petugas, kemudian dijual ke pelapak atau disalurkan ke bank sampah,” ujar Dedy.

Sementara itu, sampah organik yang terkumpul tidak langsung dibuang. Sudin LH Jakarta Selatan memanfaatkan jenis sampah ini untuk pengolahan kompos dan magot, sebagai bagian dari upaya pengurangan beban sampah ke TPA.

Adapun sisa sampah yang tidak dapat diolah atau dimanfaatkan kembali akan dikumpulkan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) sebelum akhirnya diangkut ke TPA Bantargebang, Bekasi.

Dedy menegaskan, upaya pemilahan dan pengolahan ini merupakan langkah penting dalam pengelolaan sampah berkelanjutan, khususnya setelah momen besar seperti perayaan tahun baru yang selalu memicu lonjakan volume sampah.

Ia juga mengingatkan bahwa peran masyarakat menjadi faktor kunci dalam menekan produksi sampah sejak dari sumbernya.

“Karena kunci pengelolaan sampah berawal dari sumber penghasil sampah, dalam hal ini adalah masyarakat,” ucap Dedy.

Sudin LH Jakarta Selatan terus mengimbau warga agar konsisten mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai, serta melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah. Langkah ini sejalan dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga.

Dengan adanya partisipasi aktif masyarakat, diharapkan beban TPA Bantargebang sebagai lokasi pemrosesan akhir sampah dapat ditekan secara bertahap. Selama ini, TPA Bantargebang menjadi tumpuan utama pengelolaan sampah DKI Jakarta dengan volume harian yang sangat besar.

Untuk menjaga kebersihan selama momen pergantian tahun, Sudin LH Jakarta Selatan sebelumnya telah mengerahkan 225 personel kebersihan. Ratusan petugas tersebut disiagakan sejak malam hingga dini hari.

“Petugas mulai bekerja dari pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB,” jelas Dedy.

Ratusan personel tersebut disebar di sejumlah titik keramaian yang menjadi lokasi favorit warga merayakan malam tahun baru, antara lain:

  • Kawasan FX Sudirman

  • Area SCBD

  • Taman Literasi Kebayoran Baru, sebagai lokasi perayaan terpusat Jakarta Selatan

Selain personel, Sudin LH Jakarta Selatan juga menyiagakan berbagai armada pendukung guna mempercepat proses pembersihan dan pengangkutan sampah. Armada yang dikerahkan meliputi:

  • 6 truk pengangkut sampah anorganik

  • 5 unit mini dump truck atau mobil lintas

  • 12 unit mobil penyapu jalan (road sweeper)

Tak hanya itu, untuk mendukung kenyamanan warga selama perayaan, turut disiagakan 4 unit bus toilet lengkap dengan mobil tangki air bersih dan air kotor.

Langkah cepat dan terintegrasi ini dilakukan agar kawasan Jakarta Selatan dapat kembali bersih dan nyaman dalam waktu singkat setelah perayaan Tahun Baru 2026.

Sudin LH Jakarta Selatan berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan terus meningkat, tidak hanya saat perayaan besar, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari. Dengan pengelolaan sampah yang baik sejak dari sumber, Jakarta diharapkan dapat menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. (ant/nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
05:21
02:59
06:26
01:02
04:07

Viral