news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana banjir yang melanda sebagian wilayah Timur Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Sumber :
  • Antara

Lebih dari 300 Warga Mengungsi akibat Banjir di Makassar

Kondisi cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar, Sulawesi Selatan, selama dua hari terakhir (10-11 Januari) mengakibatkan jumlah pengungsi terus meroket. 
Senin, 12 Januari 2026 - 05:37 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kondisi cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar, Sulawesi Selatan, selama dua hari terakhir (10-11 Januari) mengakibatkan jumlah pengungsi terus meroket. 

Tingginya curah hujan memicu luapan air yang semakin tinggi, memaksa ratusan warga meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Fadli Tahir, mengungkapkan bahwa wilayah Kecamatan Biringkanaya menjadi titik paling terdampak. Saat ini, ratusan warga telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

"Pengungsi sementara sebanyak 97 Kepala Keluarga (KK) dengan total 356 jiwa yang telah berada di lima titik lokasi pengungsian," ungkap Fadli dalam keterangan resminya.

Guna menangani kebutuhan para pengungsi, BPBD Makassar bergerak cepat menjalin sinergi dengan Dinas Sosial untuk menyalurkan logistik dan kebutuhan dasar. 

Selain itu, Dinas Kesehatan juga telah diterjunkan ke lokasi pengungsian untuk memantau kondisi fisik warga dan memberikan layanan medis yang diperlukan.

Fadli menambahkan bahwa tantangan di lapangan tidak hanya soal banjir. Bencana hidrometeorologi berupa angin kencang juga dilaporkan terjadi di 29 titik berbeda. 

Akibatnya, banyak pohon tumbang yang menutup akses jalan dan menimpa permukiman, bahkan satu unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.

Proses penanganan di lapangan dilakukan secara terpadu oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Makassar bersama Dinas Lingkungan Hidup, Damkar, Dinas PU, hingga TNI dan Polri. 

Tim gabungan fokus pada evakuasi warga, pembersihan material pohon tumbang, serta pemulihan akses jalan.

Di tengah situasi ini, pihak berwenang meminta masyarakat untuk tidak lengah dan terus memantau informasi cuaca terkini.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menghindari area rawan pohon tumbang dan genangan, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui kanal resmi BPBD," tegas Fadli Tahir. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

12:44
15:36
05:03
38:41
01:05
05:14

Viral