news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan kepada awak media di RSUP dr Sardjito Yogyakarta, Kamis (8/1/2026)..
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Menkes Tegaskan Kematian Pasien Super Flu di RSHS Bandung Dipicu Komorbid, Bukan Murni Virus

Menkes Budi Gunadi menegaskan kematian pasien super flu di RSHS Bandung dipicu komorbid berat, bukan murni virus, dan bukan klaster baru.
Selasa, 13 Januari 2026 - 11:00 WIB
Reporter:
Editor :

Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-emerging RSHS Bandung, dr. Yovita Hartantri, menjelaskan bahwa pemantauan terhadap pasien yang diduga terinfeksi super flu telah dilakukan sejak Agustus hingga November 2025. Berdasarkan evaluasi medis, tren kasus justru menunjukkan penurunan signifikan sejak November tahun lalu.

Meski demikian, dr. Yovita menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium terhadap seluruh sampel baru diterima secara lengkap pada Januari 2026. Hal inilah yang membuat informasi mengenai 10 kasus positif tersebut baru diumumkan ke publik.

Menjangkiti Berbagai Kelompok Usia

Berdasarkan data medis RSHS Bandung, virus Influenza A H3N2 subclade K diketahui menyerang pasien dari berbagai kelompok usia. Dua di antaranya merupakan bayi berusia 9 bulan dan 1 tahun, sementara pasien lainnya berusia 11 tahun hingga kelompok usia dewasa, dengan mayoritas berada pada rentang 20 hingga 60 tahun.

Temuan ini menunjukkan bahwa virus tersebut tidak mengenal batas usia dan dapat menginfeksi siapa saja. Namun, tingkat keparahan penyakit sangat bergantung pada kondisi kesehatan dasar masing-masing pasien.

Kematian Akibat Komplikasi Penyakit Berat

Terkait pasien yang meninggal dunia, dr. Yovita menjelaskan bahwa pasien tersebut termasuk dalam dua pasien dengan kondisi paling berat. Satu pasien menjalani perawatan di ruang high care unit (HCU), sementara pasien yang meninggal dunia dirawat di ruang intensive care unit (ICU).

Berdasarkan catatan medis, pasien tersebut memiliki riwayat penyakit penyerta yang kompleks, mulai dari stroke, gagal jantung, infeksi sistemik, hingga gagal ginjal. Kombinasi penyakit tersebut memperparah kondisi pasien selama perawatan.

“Pasien yang dirawat di ICU akhirnya meninggal dunia akibat komplikasi komorbid yang sangat kompleks. Dengan kondisi tersebut, kami tidak dapat menyatakan bahwa kematian ini disebabkan langsung oleh virus super flu,” tegas dr. Yovita.

Imbauan Menkes kepada Masyarakat

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik menyikapi informasi mengenai super flu. Ia menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh, terutama bagi individu dengan penyakit kronis, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
08:13
08:52
02:17
01:33
03:09

Viral