news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat Muhammad Tito Karnavian.
Sumber :
  • ANTARA

Banyak Fasilitas Umum Masih Tertutup Lumpur, Tito Sebut Satgas Konsentrasi Pembersihan di Dataran Rendah

Pembersihan lumpur di sejumlah wilayah prioritas, terutama Aceh Tamiang menjadi program prioritas Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca-bencana Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Rabu, 14 Januari 2026 - 15:05 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pembersihan lumpur di sejumlah wilayah prioritas, terutama Aceh Tamiang menjadi program prioritas Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca-bencana Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. “Yang kita fokus ada, tanpa menafikan daerah lain, dari 52 kabupaten kota itu,” kata Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Muhammad Tito Karnavian setelah acara pelepasan taruna Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pemulihan pasca-bencana di Jakarta, Rabu.

Fokus di dataran rendah dilakukan karena endapan lumpur menutup akses permukiman dan fasilitas umum, sehingga menghambat aktivitas warga dan pemulihan layanan dasar.

Lowland-nya (dataran rendah) itu ada empat terutama di Aceh Tamiang, kemudian Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya,” ujarnya.

Ia mengatakan, karakter penanganan di dataran rendah berbeda karena pembersihan harus dilakukan masuk ke gang dan rumah warga sehingga membutuhkan tenaga manusia.

“Ini harus door-to-door, man-to-man masuk ke sana,” ungkap dia. Tito menyebutkan, penambahan pasukan diperlukan agar pemulihan lebih cepat, termasuk dari sekolah kedinasan yang dinilai memiliki ketahanan fisik.

Dalam penguatan pasukan pemulihan, sebanyak 1.142 taruna Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dilepas untuk membantu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana di wilayah terdampak.

"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Menteri KKP dan jajaran karena telah mengirimkan 1.142 taruna. Ini sangat berharga terutama untuk masyarakat di Aceh," tutur dia.

Ia meminta taruna dan personel yang diterjunkan untuk tidak membebani pemerintah daerah dan menyiapkan logistik secara mandiri, termasuk dapur lapangan.

Tito juga meminta perlengkapan kerja disiapkan untuk kondisi berlumpur, seperti sepatu bot, cangkul, dan peralatan dorong material pembersihan.

Selain pembersihan, Tito mendorong kehadiran pasukan pemulihan ikut menggerakkan ekonomi lokal melalui belanja kebutuhan harian di daerah terdampak.

“Uang saku yang ada, belanjakan. Itu akan memutar ekonomi,” ucapnya.

Ia menambahkan Satgas juga memetakan wilayah prioritas di Sumatera Utara, termasuk Tapanuli Tengah, serta di Sumatera Barat seperti Agam, Tanah Datar, dan Kabupaten Pariaman, sesuai kebutuhan penanganan lapangan.(ant)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:11
16:50
02:22
01:18
07:14
01:15

Viral