Layanan Fast Track Percepat Kedatangan Jemaah Haji
Jakarta, tvOnenews.com - Layanan fast track mempercepat proses kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional Bandara Pangeran Mohammad Bin Abdulaziz (MED).
Melalui layanan ini, jemaah tidak perlu antre panjang untuk pemeriksaan dokumen karena proses keimigrasian telah dilakukan sejak di Indonesia.
Dengan skema fast track, jemaah dapat langsung menuju hotel setibanya di Madinah untuk beristirahat setelah perjalanan panjang. Seremoni penyambutan resmi pun dialihkan dan dilakukan saat jemaah tiba di hotel.
Selain itu, pengelola juga menyiapkan layanan khusus penanganan bagasi, sehingga barang bawaan jemaah dapat langsung diantar ke penginapan tanpa perlu diurus secara mandiri.
Sementara itu, persiapan menyambut musim haji juga dilakukan di Masjidil Haram. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengangkat bagian bawah kiswah Ka’bah setinggi sekitar tiga meter. Langkah ini bertujuan melindungi kain penutup Ka’bah dari kerusakan akibat kepadatan jemaah saat tawaf.
Pengangkatan kiswah juga memiliki makna simbolis, yakni sebagai tanda dimulainya musim haji, di mana Ka’bah diibaratkan ikut berihram bersama para jemaah.
Pemerintah Arab Saudi juga telah menetapkan 18 April 2026 sebagai batas akhir bagi jemaah umrah internasional untuk meninggalkan wilayah Makkah.
Kebijakan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan ibadah haji, di mana hanya pemegang visa haji yang diperbolehkan memasuki kota suci tersebut.