news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian jenazah pendaki Syafiq Ali dari basecamp jalur Dipajaya, Gunung Slamet.
Sumber :
  • Basarnas Semarang

Berapa Jam Proses Evakuasi Jenazah Pendaki Syafiq Ali yang Hilang 17 Hari dari Gunung Slamet?

Tim SAR melakukan proses evakuasi jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki Gunung Slamet yang hilang selama 17 hari, setidaknya membutuhkan waktu 15 jam.
Rabu, 14 Januari 2026 - 19:51 WIB
Reporter:
Editor :

Syafiq Ali mulai melakukan pendakian dari Basecamp Dipajaya pada Sabtu (27/12/2025), sekitar pukul 23.00 WIB. Ia mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran.

Syafiq Ali dan Himawan merupakan pendaki berasal dari Magelang. Mereka dilaporkan melakukan pendakian secara tektok atau dikenal mendaki naik-turun secara langsung dalam satu hari.

Saat melakukan registrasi, Syafiq dan Himawan berencana akan turun kembali ke Basecamp Dipajaya pada Minggu (28/12/2025) sore hari.

Pengelola Basecamp Dipajaya merasa janggal keduanya tak kunjung tiba. Dalam hal ini, pengelola langsung mengerahkan petuga untuk mengecek secara tahap awal.

Petugas baru mendapatkan titik terang setelah Himawan ditemukan pendaki lain di sekitar area Pos 9 pada Senin (29/12/2025), sekitar pukul 09.00 WIB.

Himawan ditemukan dalam kondisi lemas. Selain itu, rekan Syafiq Ali ini juga mengalami cedera dan kram di bagian kakinya, sehingga petugas langsung mengevakuasi Himawan.

Petugas tidak menemukan keberadaan Syafiq Ali di lokasi yang sama. Usut punya usut, Himawan memberikan keterangan bahwa dirinya telah berpisah ketika turun menuju Basecamp Dipajaya.

Syafiq Ali mengambil langkah turun lebih dahulu. Tujuannya untuk mencari bantuan kepada pendaki lain atau petugas di sepanjang jalur Dipajaya.

"Jadi, berdasarkan saksi Himawan, Syafiq Ridhan Ali tersesat. Sebelumnya, korban sempat mengalami kram sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan," jelas Staf BASARNAS Semarang, Handika Hengki.

Dua orang berada di jalur pendakian memberikan kesaksian bahwa mereka sempat melihat Syafiq Ali. Hal itu terjadi di sekitar Pos 3 jalur pendakian Dipajaya.

Dua saksi mata itu bahkan sempat mengikuti jejak Syafiq Ali. Alih-alih berhasil, sayangnya korban langsung menghilang dari pandangannya yang diduga tersesat dan keluar dari jalur pendakian.

Pada akhirnya, proses pencarian berlangsung selama beberapa hari. Menariknya, kakak kandung Syafiq Ali, Naufal Hisyam (24) menyampaikan bahwa, korban meminta izin bukan untuk mendaki Gunung Slamet.

"Awalnya bilangnya mau ke Gunung Sumbing. Tiba-tiba mengirim foto dari Basecamp Slamet," ujar Naufal.

Keluarga kaget Syafiq berada di Gunung Slamet. Kata Naufal, keluarga akhirnya mengizinkan lantaran korban telah tiba di basecamp pendakian melalui Jalur Dipajaya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:11
16:50
02:22
01:18
07:14
01:15

Viral