- Antara
Dedi Mulyadi Bangun Rumah untuk Korban Bencana di Sumut: Bentuk Solidaritas Masyarakat Jabar
tvOnenews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menyambangi Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, dalam rangka misi kemanusiaan.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerahkan langsung bantuan pembangunan rumah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam.
Dedi Mulyadi menegaskan, kehadirannya di wilayah terdampak bencana merupakan wujud kepedulian dan empati masyarakat Jawa Barat terhadap saudara-saudara mereka di Tapanuli Utara.
- ANTARA
Bantuan yang disalurkan merupakan hasil gotong royong berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, lembaga, hingga sektor swasta di Jawa Barat.
“Kehadiran kami di sini adalah membawa amanah solidaritas masyarakat Jawa Barat untuk saudara-saudara kita di Tapanuli Utara,” ujar Dedi Mulyadi saat pertemuan koordinasi bersama Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, Rabu (14/1/2026).
Ia memaparkan, program pembangunan rumah tersebut merupakan hasil sinergi lintas daerah dan lembaga, di antaranya Pemerintah Kota Depok, Pemerintah Kabupaten Sumedang, Pemerintah Kabupaten Subang, Kwartir Daerah Pramuka Jawa Barat, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, serta dukungan pihak swasta dan desa-desa di Kabupaten Karawang.
Menurut Dedi, bantuan difokuskan untuk pembangunan puluhan unit rumah baru bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau hanyut diterjang bencana.
Penetapan nilai bantuan per unit dilakukan secara proporsional agar sejalan dengan skema bantuan dari instansi lain dan tidak memicu kecemburuan sosial.
“Bantuan ini kami sesuaikan agar tidak menimbulkan kesenjangan. Prinsipnya adalah membantu warga agar bisa kembali memiliki hunian yang layak dan aman,” katanya.
Selain pembangunan hunian, program kemanusiaan tersebut juga mencakup rencana relokasi warga yang selama ini tinggal di bantaran sungai menuju kawasan yang lebih aman.
- Antara
Penyaluran bantuan diprioritaskan di Kecamatan Adian Koting, khususnya Desa Sibalanga dan Desa Pagaran Lambung.
“Di lokasi relokasi nanti tidak hanya dibangun rumah tinggal, tetapi juga fasilitas umum seperti musala sebagai sarana ibadah masyarakat,” tutur Dedi.
Ia kembali menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi kolektif dari berbagai pihak di Jawa Barat.
Bantuan dialokasikan untuk membangun puluhan unit rumah baru bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, terutama mereka yang rumahnya hanyut terbawa arus bencana.
“Nilai per unit rumah ditetapkan secara proporsional, agar selaras dengan bantuan dari instansi lain guna menjaga kondusivitas di tengah masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat Jawa Barat yang diinisiasi langsung oleh Gubernur Dedi Mulyadi.
Ia menilai bantuan tersebut sangat berarti dalam mempercepat proses penanganan pascabencana di wilayahnya.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari masyarakat Jawa Barat. Ini melengkapi bantuan dari pemerintah pusat melalui BNPB serta dukungan kemanusiaan dari Yayasan Buddha Tzu Chi,” ujarnya.
Secara keseluruhan, bantuan kemanusiaan tersebut dialokasikan untuk enam kecamatan di Tapanuli Utara, meliputi relokasi dan pembangunan 58 unit rumah dengan nilai Rp75 juta per unit, pembangunan rumah ibadah, fasilitas desa, serta dukungan bagi masyarakat dan pelaku UMKM terdampak bencana di wilayah Tarutung.
Dedi Mulyadi pun menegaskan bahwa penanganan bencana memerlukan semangat gotong royong lintas daerah tanpa sekat administratif.
Ia berharap seluruh bantuan dapat segera terealisasi dan menjadi simbol kuat persaudaraan antarwilayah di Indonesia.