- Istimewa
'Duh Bun, Aku Kesasar ke Gunung Slamet', Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia, Ayah Pilih Ikhlas
Jakarta, tvOnenews.com – Keikhlasan menjadi penutup dari perjalanan panjang pencarian Syafiq Ali (18), pendaki Gunung Slamet asal Magelang yang sempat dinyatakan hilang dan akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah 17 hari pencarian.
Bagi sang ayah, Dani Rusman, kepulangan Syafiq Ali bukan sekadar kembali dari gunung, melainkan kembali ke pangkuan Sang Pencipta. Dengan hati yang berat, Dani mengaku telah mengikhlaskan kepergian putra bungsunya itu, yang kini dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Sidotopo.
Meski telah ikhlas, Dani mengaku masih terngiang pesan terakhir yang dikirim Syafiq Ali kepada ibundanya sebelum dinyatakan hilang. Pesan singkat itu kini menjadi kenangan paling pilu bagi keluarga.
“Duh Bun, aku kok kesasar ke Gunung Slamet,” tulis Syafiq dalam pesan terakhirnya.
Jenazah Syafiq Ali tiba di rumah duka di Perumahan Depkes, Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (15/1/2026) malam sekitar pukul 20.27 WIB. Tangis keluarga dan kerabat pun pecah saat peti jenazah diturunkan.
Syafiq Ali diketahui sempat hilang sejak akhir Desember 2025. Setelah 17 hari pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan dan relawan, jasad Syafiq Ali akhirnya ditemukan. Namun, ia pulang dalam kondisi tak bernyawa.
Setibanya di Magelang, jenazah Syafiq Ali langsung disalatkan di masjid setempat sebelum dimakamkan di TPU Sidotopo. Sebelumnya, jenazah sempat dibawa ke RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga untuk menjalani visum luar.
Dani Rusman menegaskan dirinya telah menerima kepergian sang anak dengan lapang dada.
“Kami telah mengikhlaskan kepergiannya. Anak saya memang murni musibah kecelakaan,” ucap Dani.
Pesan Terakhir yang Jadi Isyarat Pilu
Dani mengungkapkan, Syafiq Ali bukanlah pendaki berpengalaman. Gunung Andong menjadi pendakian pertamanya, sementara Gunung Slamet adalah gunung kedua sekaligus terakhir yang ia daki.
Bahkan, rencana pendakian tersebut tidak sepenuhnya direncanakan sejak awal.
“Syafiq awalnya pamit ke Gunung Sumbing,” tutur Dani.
Namun, di tengah perjalanan, Syafiq Ali justru berbelok ke Gunung Slamet. Kepada ibunya, ia sempat mengirimkan pesan yang kini menjadi penanda awal musibah tersebut.
“Duh Bun, aku kok kesasar ke Gunung Slamet,” tulis Syafiq