- Instagram/@s_tjo
Harta Kekayaan Sherly Tjoanda Tembus Rp972 Miliar, Ini Rincian Aset dan Sumber Bisnisnya
Sumber Bisnis Sherly Tjoanda
Selain berasal dari aset properti dan investasi keuangan, kekayaan Sherly Tjoanda juga bersumber dari berbagai lini usaha keluarga. Sherly diketahui merupakan Direktur PT Bela Group, perusahaan yang didirikan oleh mendiang suaminya, Benny Laos. Di perusahaan ini, Sherly Tjoanda memiliki sekitar 25,5 persen saham.
PT Bela Group membawahi sejumlah unit bisnis, termasuk sektor perhotelan seperti Bela Hotel Ternate, serta usaha di bidang jasa dan perdagangan.
Selain itu, Sherly Tjoanda juga tercatat sebagai pemegang saham terbesar di PT Karya Wijaya, perusahaan tambang nikel yang memiliki konsesi di Pulau Gebe, Halmahera Tengah, hingga Halmahera Timur. Meski mengaku tidak lagi aktif sebagai pengurus, kepemilikan saham di perusahaan ini tetap menjadi salah satu penopang harta Sherly Tjoanda.
Nama Sherly Tjoanda juga dikaitkan dengan kepemilikan saham di PT Amazing Tabara, perusahaan tambang emas, serta PT Indonesia Mas Mulia yang bergerak di sektor tambang emas dan tembaga di Halmahera Selatan. Selain itu, terdapat PT Bela Sarana Permai yang mengelola tambang pasir besi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, dengan kepemilikan saham mayoritas berada di tangan Sherly.
Tak hanya di sektor tambang, Sherly Tjoanda juga mengembangkan bisnis pelayaran melalui Bela Shipping serta usaha perikanan berbasis cold storage untuk pengolahan tuna, yang menjadi salah satu komoditas unggulan Maluku Utara.
Kekayaan Sherly Tjoanda Jadi Sorotan Publik
Dengan total kekayaan Sherly Tjoanda yang mendekati Rp1 triliun, publik kini menaruh perhatian besar terhadap transparansi harta pejabat daerah. LHKPN menjadi instrumen penting untuk memastikan akuntabilitas penyelenggara negara, termasuk Sherly Tjoanda sebagai Gubernur Maluku Utara.
Di tengah dinamika politik dan hukum yang berkembang, harta Sherly Tjoanda tetap menjadi salah satu topik yang banyak dibicarakan masyarakat, terutama karena lonjakannya yang signifikan dalam waktu singkat serta keterkaitannya dengan sektor bisnis strategis seperti pertambangan, pelayaran, dan perikanan.