- Kolase tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar & Instagram/@airlanggahartarto_official
Rylan Henry Pribadi Meninggal Kecelakaan Ski di Jepang, Menko Airlangga Harap Keluarga Konglomerat Tabah
"Apalagi Rylan juga merupakan sahabat saya," tambah Anindya.
Kronologi Kecelakaan Rylan Henry Pribadi Cucu Konglomerat Pendiri Napan Group
- Instagram Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie
Berdasarkan laporan dari DailyMail, Rylan Henry Pribadi dikabarkan meninggal dunia pada 7 Januari 2026 lalu. Penyebab Rylan tewas diduga mengalami kecelakaan di kawasan perlintasan wisata ski Niseko Tokyu Grand Hirafu dan HANAZONO Ski Resort, Kutchan, Hokkaido, Jepang.
Pihak Kepolisian Hokkaido memberikan keterangan kronologi terkait kecelakaan tersebut. Rylan diduga meninggal dunia pasca terlilit tali pembatas.
Menurut pihak Kepolisian setempat, tali pembatas di perlintasan ski tersebut melilit di bagian leher. Padahal pengelola telah memasang tali pembatas di area yang aman bagi pemain ski.
Sementara saat kondisi lehernya terlilit tali pembatas, Rylan diduga tengah meluncur dari atas lereng untuk menuju ke bawah.
"Korban meninggal dunia setelah lehernya terlilit tali pembatas lintasan (boundary rope) saat meluncur di lereng ski," kata pihak Kepolisian Hokkaido.
Kondisi Terakhir Rylan Ditemukan Pemain Ski di Sekitarnya
Lebih lanjut, polisi setempat mengungkapkan bahwa, kondisi Rylan yang sudah tergeletak di perlintasan tersebut pertama kali ditemukan oleh pemain ski lainnya.
Pemain ski yang pertama kali melihat Rylan pun langsung bergegas untuk melaporkan insiden tersebut ke pihak pengelola kawasan perlintasan wisata ski itu.
Setelah itu, polisi langsung mendapat kabar dari pihak pengelola setempat, bahwa Rylan telah tergeletak di tengah luncuran lintasan dari arah atas.
Polisi setempat menduga leher korban terkena tali pembatas yang terhubung di deretan tiang berjarak sekitar 10 meter dari area perlintasan. Sontak, Rylan diduga langsung terjatuh akibat tidak sadar.
Kata polisi, Rylan sempat diboyong ke rumah sakit terdekat. Namun nyawanya sudah tidak tertolong akibat lehernya terlilit tali.
Hasil Autopsi Jenazah Rylan Henry Pribadi
Polisi telah mengabarkan hasil autopsi jenazah korban pada 9 Januari 2026. Penyebab korban meregang nyawa dipengaruhi oleh asfiksia.
Asfiksia sendiri menggambarkan kondisi berbahaya saat tubuh mengalami kekurangan oksigen hingga overdosis karbon dioksida. Akibatnya, proses pernapasan mengalami gangguan hingga menyebabkan kematian.