news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi - Pesawat ATR 42-500 yang Hilang di Maros Angkut Tim Operasi Perikanan KKP..
Sumber :
  • Flightradar24

Ini Identitas Tiga Pegawai KKP dalam Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Menteri KKP Wahyu Trenggono mengungkap identitas tiga pegawai KKP dalam pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di Maros saat misi pengawasan laut.
Minggu, 18 Januari 2026 - 10:25 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengungkap identitas tiga pegawai KKP yang berada di dalam pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Ketiganya tengah menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara atau air surveillance.

“Perlu kami sampaikan bahwa benar terdapat pegawai KKP dalam pesawat tersebut yang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara di wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia,” ujar Trenggono dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, ketiga pegawai tersebut berasal dari tim air surveillance Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) dan menyewa pesawat ATR 42-500 yang dioperasikan oleh PT IAP untuk mendukung misi pemantauan laut.

Adapun identitas tiga pegawai KKP yang berada di dalam pesawat tersebut adalah:

  1. Ferry Irawan, berpangkat Penata Muda Tingkat I, menjabat sebagai analis kapal pengawas.

  2. Deden Mulyana, berpangkat Penata Muda Tingkat I, menjabat sebagai pengelola barang milik negara.

  3. Yoga Nauval, menjabat sebagai operator foto udara.

“Tim air surveillance dari PSDKP memang rutin melakukan pengawasan melalui udara, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah rawan pelanggaran,” kata Trenggono.

Menurutnya, pengawasan udara menjadi bagian penting dari strategi KKP dalam menjaga kedaulatan sumber daya kelautan Indonesia. Melalui pemantauan dari udara, aktivitas kapal di laut dapat terdeteksi lebih cepat sehingga potensi praktik illegal fishing dapat ditekan.

Trenggono menambahkan, KKP selama ini bekerja sama dengan pihak swasta untuk mendukung operasional penerbangan pengawasan, salah satunya PT IAP yang mengoperasikan pesawat ATR 42-500 tersebut.

“Kita memang punya air surveillance yang digunakan untuk operasi di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, terutama di wilayah perbatasan laut dengan negara tetangga,” ujarnya.

Kronologi Hilangnya Kontak Pesawat

Pesawat ATR 42-500 tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026).

Berdasarkan informasi dari otoritas penerbangan, pada pukul 04.23 UTC pesawat diarahkan oleh Air Traffic Control (ATC) Makassar Area Terminal Service Center untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandara Sultan Hasanuddin. Namun, dalam proses pendekatan tersebut, posisi pesawat terdeteksi tidak berada di jalur pendaratan yang seharusnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
10:04
02:11
03:07
01:56
05:09

Viral