Takalar, tvOnnews.com - Seorang pria di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, terekam melakukan aksi kekerasan terhadap seorang balita yang diduga merupakan anak kandungnya sendiri.
Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah video Penganiayaan beredar luas dan memicu kecaman publik.
Dalam rekaman video, pria tersebut terlihat terlibat pertengkaran dengan dua wanita yang tengah membawa seorang balita. Seorang wanita bercadar tampak menurunkan anaknya lalu meninggalkan lokasi.
Namun, pria yang diketahui merupakan mantan suaminya itu langsung mengambil balita tersebut dan membantingnya di hadapan sang ibu hingga korban menangis histeris.
Tak hanya itu, pelaku juga dilaporkan memukul mantan istrinya serta menendang seorang wanita lain yang berusaha melerai kejadian tersebut. Belakangan diketahui, peristiwa penganiayaan itu terjadi di Jalan Istana Permai, pada Selasa, 13 Januari 2026.
Penganiayaan diduga dipicu oleh emosi pelaku yang kesal karena mantan istrinya hendak menitipkan anak kepada dirinya. Akibat kejadian tersebut, mantan istri pelaku mengaku mengalami pemukulan sebanyak tiga kali di bagian kepala dan wajah.
Sementara itu, tante korban yang turut mencoba melerai juga menjadi sasaran kekerasan hingga mengalami luka lebam. Balita korban dilaporkan mengalami luka akibat benturan saat dibanting.
Usai kejadian, korban mendatangi Polres Takalar untuk melaporkan mantan suaminya atas dugaan kekerasan terhadap anak dan perempuan.
Pihak kepolisian kini menangani laporan tersebut dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aksi kekerasan yang melibatkan balita.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui atau menyaksikan tindak kekerasan, khususnya terhadap anak, agar dapat segera ditangani sesuai hukum yang berlaku.