news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas).
Sumber :
  • dok. Kemenko Pangan

Pengakuan Zulhas soal Pernah Pakai Pesawat Indonesia Air Transport yang Jatuh di Maros

Belakangan ini mencuat terkait pengakuan Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) soal pernah pakai Pesawat ATR 42-500 dari Indonesia Air Transport
Minggu, 18 Januari 2026 - 15:49 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan ini mencuat terkait pengakuan Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) soal pernah pakai Pesawat ATR 42-500 dari Indonesia Air Transport yang jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026).

Kata Zulhas, ia pernah pakai pesawat itu saat melakukan kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Purworejo, Jawa Tengah.

Hal ini terungkap dalam video yang diunggah Instagram @ditjenpsdkp pada 24 Desember 2025 dengan keterangan "Menko Pangan dan Menteri KKP Kunker menggunakan pasawat patroli KKP ke KNMP di Purworejo".

Dari pantauan awak media dari unggahan tersebut, tampak Zulhas dan Menteri Kelauatan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengenakan kemeja putih turun dari pesawat ATR 42-500.

Di dalam pesawat, Zulhas memberikan keterangan dalam bentuk video, yang mana menyinggung umur pesawat sudah puluhan tahun.

"Alhamdulilah dengan sarana yang sederhana, pesawat yang umurnya sudah banyak ini, bisa mempermudah tugas-tugas kita. Karena Kementerian Kelautan dan Perikanan, ini kan terdapat di pelosok-pelosok. Wilayahnya dari Sabang sampai Marauke," ucap Zulhas dikutip, Minggu (18/1/2026).

Selain itu, Zulhas berharap, Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat memiliki pesawat untuk patroli dengan umur yang lebih muda.

"Jadi kami berharap ada yang baru ini Pak menteri (Trenggono)," beber Zulhas.

"Tahun depan (2026), Insyaallah bapak Presiden (Prabowo) kasih dua (pesawat baru) ini pak menko," saut Trenggono.

"Iya ini udah berapa puluh tahun ini usianya? ya lumayan ada (pesawat). Kalau bisa, ada yang baru atau satu atau dua untuk menunjang kegiatan kita agar lebih hebat lagi," kata Zulhas.

Kemudian, caption unggahan video tersebut, disebut pesawat ATR ini mampu terbang rendah hingga menjangkau wilayah terpencil, serta dibekali kamera khusus untuk mendukung pengawasan di bidang kelautan dan perikanan.

Dengan dukungan satelit, pesawat ini bertugas melakukan verifikasi terhadap objek yang diduga melakukan pelanggaran, sebelum dilakukan pencegatan (intercept) oleh tim Ditjen PSDKP di lapangan.

Tak hanya untuk patroli, pesawat ini juga berperan dalam pendistribusian bantuan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. 

Sebelumnya diberitakan, Pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT dilaporkan bertolak dari Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

Kontak dengan pesawat dilaporkan hilang saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 13.17 Wita.(aag)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
10:04
02:11
03:07
01:56
05:09

Viral