news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Situasi banjir di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (18/1/2026).
Sumber :
  • ANTARA

Bekasi Dikepung Banjir Akibat Diguyur Hujan Seharian, Puluhan Desa dan Lahan Padi Kebanjiran

Curah hujan tinggi yang berlangsung di Bekasi sejak Sabtu lalu menyebabkan puluhan desa serta lahan padi mengalami banjir. Begini situasi di lokasi terbaru.
Minggu, 18 Januari 2026 - 17:47 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bekasi sejak Sabtu (17/1/2026) menyebabkan sejumlah permukiman warga mengalami banjir

Badan Penanggilangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat, hujan yang mengguyur Bekasi mengakibatkan 16 kecamatan dan 40 desa digenangi banjir.

Setidaknya sebanyak 4.622 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang mulai terjadi di akhir pekan ini. 

“Intensitas hujan sangat tinggi dan terjadi cukup lama berimbas meluapnya Kali Gabus, Sungai Cibeet, Sungai Citarum, Kali Sadang, dan Kali Ciherang,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, Minggu (18/1/2026). 

Adapun ketinggian air yang menggenangi Bekasi tercatat mulai dari 20 cm hingga 200 cm di titik terparah. 

Hujan lebat turun merata khususnya di daerah hulu menyebabkan sejumlah sungai meluap.

Genangan air makin parah karena sistem drainase yang buruk di sejumlah lokasi.

Misalnya di Kecamatan Babelan, banjir merendam Desa Buni Bakit yang mencakup enam dusun. 

Salah satu titik terparah yakni di Desa Karang Raharja, Cikarang Utara ketinggian air mencapai 200 cm. 

Hal ini memaksa tim gabungan dari BPBD, PMI, serta Brimob melakukan evakuasi warga menggunakan perahu karet. 

“Untuk wilayah dengan ketinggian air di atas satu meter, evakuasi menjadi prioritas utama. Kami kerahkan personel dan peralatan, termasuk perahu dan kendaraan operasional,” ungkapnya. 

Banjir cukup tinggi juga menggenangi wilayah Tambun Utara serta Tambun Selatan, dengan ketinggian 60-110 cm. 

Selain rumah warga, air juga merendam sejumlah lahan padi sekitar 45 hektare. 

Sementara itu, akibat bencana alam ini, sejumlah warga harus mengungsi. 

Menurutnya, sebagian warga melakukan evakuasi mandiri. Sementara di wilayah yang ketinggian airnya tinggi petugas langsung melakukan evakuasi. 

Lebih lanjut, ia berpesan supaya warga tetap siaga serta mengikuti arahan petugas. 

Sebab, kondisi cuaca diperkirakan masih akan dinamis. (ant/iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
10:04
02:11
03:07
01:56
05:09

Viral